TABANAN, INFODEWATA.COM – Pendaki lansia asal Kabupaten Tabanan, I Made Dibia (84), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru sejak 25 April 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (9/5/2026).
Korban ditemukan oleh tim gabungan setelah proses pencarian intensif yang melibatkan 137 personel dari unsur Polri, BPBD, relawan, serta warga Desa Adat Sarinbuana dan Wanagiri.
Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Subadi mengatakan, pencarian membuahkan hasil setelah tim menemukan tas milik korban di kawasan jurang sebelah kiri atas Munduk Ngandang sekitar pukul 13.30 WITA.
“Di dalam tas ditemukan obat-obatan dan rokok yang diduga milik korban,” ujarnya.
Setelah menemukan barang-barang tersebut, tim melanjutkan penyisiran secara vertikal menuju dasar jurang dengan kedalaman sekitar 93 meter. Di lokasi itulah jasad korban ditemukan.
Identitas korban kemudian dipastikan oleh pihak keluarga melalui sejumlah barang pribadi yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Kompol Subadi, proses evakuasi jenazah sempat dihentikan sementara akibat kondisi medan yang sangat terjal serta cuaca buruk yang melanda kawasan Gunung Batukaru.
Hujan deras dan kabut tebal membuat proses pengangkatan jenazah berisiko tinggi bagi keselamatan petugas di lapangan.
“Langkah penghentian sementara dilakukan karena minim cahaya dan keterbatasan alat evakuasi khusus untuk medan jurang yang dalam di tengah cuaca ekstrem,” jelasnya.
Pihak kepolisian bersama tim gabungan telah mengamankan lokasi penemuan korban sambil menunggu proses evakuasi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung Minggu (10/5/2026).
Evakuasi dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga serta mempertimbangkan faktor keselamatan seluruh personel yang bertugas.
“Kami berupaya maksimal agar jenazah segera dapat dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

