Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Empat Vila di Canggu, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melanda bangunan vila di kawasan Canggu, Badung. (Foto: Istimewa)
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melanda bangunan vila di kawasan Canggu, Badung. (Foto: Istimewa)

BADUNG, INFODEWATA.COM – Kebakaran hebat melanda empat bangunan vila di Jalan Pantai Nelayan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat (1/5/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.35 WITA. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap bangunan paling timur yang saat itu sedang dalam proses renovasi.

Pindah Jalur di Bypass Mantra Berujung Maut, Pedagang Asal Kusamba Tewas di Tempat

“Saksi yang merupakan pekerja proyek melihat api mulai membesar setelah ia kembali dari membeli makan,” ungkapnya, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar material bangunan menggunakan alang-alang dan bambu yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lainnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Hal ini diperkuat oleh keterangan saksi yang sempat melihat adanya percikan listrik sebelum api membesar. Selain itu, jaringan listrik di lokasi disebut tidak diputus selama proses renovasi berlangsung.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran. Tujuh unit mobil damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.30 WITA.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Wayan Wirya, menyebutkan laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga sekitar pukul 18.40 WITA. Pihaknya kemudian mengerahkan personel dari beberapa pos, termasuk Pos Dalung, Pos Induk, Pos Kunti, dan Pos Majapahit.

Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan total delapan unit armada, termasuk kendaraan penyuplai air. Sedikitnya 30 ribu liter air digunakan untuk menjinakkan api yang membakar area seluas sekitar 6 are.

“Fokus utama kami adalah mencegah api meluas ke permukiman warga serta menyelamatkan aset di sekitar lokasi,” jelas Wirya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, vila dalam kondisi kosong karena pemiliknya diketahui sedang berada di luar negeri.

Dapur Warga di Kintamani Hangus Terbakar Saat Pemilik Istirahat, Kerugian Capai Rp40 Juta

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga mengimbau pengelola vila untuk segera membuat laporan resmi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Share