Peristiwa

Rem Diduga Blong, Mobil Terbalik di Sukasada Tewaskan Lansia dan Lukai Lima Penumpang

Petugas mengevakuasi kendaraan yang terbalik akibat diduga rem blong di wilayah Sukasada, Buleleng. (Foto: Istimewa)
Petugas mengevakuasi kendaraan yang terbalik akibat diduga rem blong di wilayah Sukasada, Buleleng. (Foto: Istimewa)

BULELENG, INFODEWATA.COM – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di jalur turunan Lingkungan Bantang Banua, Kelurahan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (28/4) malam. Sebuah mobil dilaporkan terbalik setelah diduga mengalami rem blong dan menabrak pembatas jalan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas diketahui bernama Ketut Sarini (72), yang mengalami cedera berat di bagian kepala akibat benturan keras saat kecelakaan.

Turis Asal Serbia Ditemukan Tewas di Pantai Mengiat, Sempat Hilang Sehari

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di RSU KDH Bros Singaraja.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohan Rosalin Diaz, Rabu (29/4), menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil bernomor polisi DK 1373 JV yang dikemudikan Kadek Budiarta (43) melaju dari arah Sangket menuju Sambangan.

Saat melintasi jalan menurun disertai tikungan tajam di lokasi kejadian, pengemudi berupaya mengurangi kecepatan. Namun, sistem pengereman kendaraan diduga tidak berfungsi dengan baik sehingga mobil tidak dapat dikendalikan.

“Rem diduga tidak berfungsi dengan baik, sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri hingga mobil terbalik dan menabrak pembatas rumah warga di sisi jalan,” jelasnya.

Benturan keras membuat kendaraan terbalik di pinggir jalan dan menghantam pembatas rumah warga. Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Selain korban meninggal, pengemudi Kadek Budiarta mengalami luka lecet pada tangan kanan dan wajah, dan saat ini dirawat di RSUD Buleleng. Empat penumpang lainnya yang turut menjadi korban yakni Komang Sukerti (33), Gede Darsana (66), Luh Kompiang Nursiati (65), serta seorang anak berusia 4 tahun.

“Seluruh korban luka lainnya kini menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan di Buleleng,” tambah Diaz.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut, termasuk penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden yang merenggut korban jiwa tersebut.

Ditressiber Polda Bali Bongkar Prostitusi Online, Tiga Wanita Ditangkap di Denpasar dan Gianyar

Share