Peristiwa

Empat Warga Pupuan Digigit Anjing Rabies, Karyasari Ditetapkan Zona Merah

Petugas melakukan vaksinasi anjing dalam upaya penanggulangan rabies di Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan. (Foto: Istimewa)
Petugas melakukan vaksinasi anjing dalam upaya penanggulangan rabies di Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan. (Foto: Istimewa)

TABANAN, INFODEWATA.COM – Kasus gigitan anjing rabies kembali terjadi di Kabupaten Tabanan. Empat warga Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, dilaporkan menjadi korban gigitan anjing liar pada Jumat (17/4). Salah satu korban diketahui merupakan pelajar tingkat SMP, sementara tiga lainnya adalah warga dewasa.

Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dengan pemberian vaksin anti rabies (VAR) untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Sementara itu, anjing yang menggigit korban telah dieliminasi oleh petugas.

Pemancing Terseret Ombak di Tebing Pantai Kelingking, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Kepala Wilayah Banjar Karyasari, I Made Yudiarta, menjelaskan bahwa anjing tersebut merupakan hewan liar yang tidak diketahui asal-usulnya. Para korban digigit saat beraktivitas di sekitar warung, tepatnya ketika berbelanja atau melintas di lokasi tersebut.

“Anjing itu tidak diketahui asalnya. Para korban mengalami gigitan di bagian kaki saat berada di sekitar warung,” ujarnya, Jumat (24/4).

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke aparat desa hingga tingkat kecamatan. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan vaksinasi massal terhadap hewan peliharaan warga. Sebanyak 159 ekor anjing divaksinasi di dua wilayah banjar, yakni Banjar Asah Tegeh dan Banjar Karyasari, pada Kamis (23/4).

Secara terpisah, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan, I Gede Eka Parta Ariana, menyatakan bahwa Desa Karyasari kini resmi ditetapkan sebagai zona merah rabies.

“Penetapan ini dilakukan karena ditemukan kasus positif rabies di wilayah tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa vaksinasi yang dilakukan merupakan bagian dari program rutin penanggulangan rabies yang berlangsung selama periode April hingga Juni 2026. Penanganan kasus di lapangan pun langsung diintegrasikan dengan program tersebut.

Pihaknya juga memastikan bahwa stok vaksin rabies di Kabupaten Tabanan masih dalam kondisi aman. Saat ini tersedia sekitar 7.000 dosis vaksin yang siap digunakan untuk mendukung upaya pencegahan di wilayah rawan.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, hingga saat ini terdapat empat desa yang masuk dalam kategori zona rabies di Tabanan, yakni Desa Lumbung Kauh di Kecamatan Selemadeg Barat, serta tiga desa di Kecamatan Pupuan, yaitu Munduk Temu, Pujungan, dan Karyasari.

Dua Spesialis Pencuri Parfum Dibekuk Polisi, Empat Kali Beraksi di Minimarket Karangasem

Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat Kecamatan Pupuan masih tergolong wilayah dengan tingkat kerawanan rabies yang cukup tinggi. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, segera melapor jika menemukan hewan dengan gejala mencurigakan, serta memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi secara rutin guna menekan penyebaran rabies.

Share