DENPASAR, INFODEWATA.COM – Warga di kawasan Jalan Tirta Ening II, Banjar Betngandang, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan dalam kondisi meninggal dunia di halaman rumah warga, Sabtu (2/5) pagi sekitar pukul 06.16 WITA.
Bayi tanpa identitas tersebut ditemukan dalam posisi terlentang di atas sebuah meja proyek dengan alas handuk berwarna pink dan hanya mengenakan popok. Saat ditemukan, tali pusarnya diketahui belum terputus.
Pemilik rumah, Ni Nyoman Romiyanti (44), mengungkapkan penemuan itu terjadi saat dirinya tengah membersihkan halaman rumah pada pagi hari. Ia awalnya menyapu bagian belakang hingga ke depan rumah, sebelum akhirnya melihat sesuatu mencurigakan di atas meja di samping rumahnya.
“Saya awalnya tidak percaya. Setelah dilihat lebih dekat, ternyata benar bayi. Saya langsung lemas dan memanggil ipar saya,” ujarnya saat ditemui, Minggu (3/5).
Setelah memastikan kondisi tersebut, Romiyanti bersama iparnya Komang Suartini kemudian memberitahukan kepada anggota keluarga lainnya dan warga sekitar. Tak lama, lokasi penemuan pun ramai didatangi warga sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat setempat.
Menurut Romiyanti, bayi tersebut diduga diletakkan pada malam hari saat sebagian penghuni rumah tengah tertidur. Ia juga mengaku sempat mendengar suara anjing menggonggong sekitar pukul 02.00 WITA, namun saat itu tidak menaruh kecurigaan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Pihaknya langsung mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polresta Denpasar setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Saat ditemukan, bayi dalam posisi terlentang di atas handuk dan hanya mengenakan popok. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.
Namun demikian, kondisi tali pusar yang masih menempel, dibungkus tisu dan dijepit menggunakan penjepit kertas, menjadi perhatian dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Sekitar pukul 11.30 WITA, jenazah bayi kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku yang diduga membuang bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara petugas terus mengumpulkan bukti dan petunjuk di lokasi kejadian.
“Tim masih bekerja di lapangan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi ini,” pungkasnya.

