GIANYAR, INFODEWATA.COM – Proses penanganan dan pembersihan material pohon beringin tumbang di depan Puri Kantor, Jalan Suweta, Ubud, akhirnya rampung pada Jumat (20/2/2026). Tahap akhir penanganan ditandai dengan pembersihan sisa material pohon serta perbaikan utilitas umum yang terdampak, sehingga jalur utama di kawasan Ubud kembali dapat difungsikan secara normal.
Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta, memastikan kondisi lalu lintas dan lingkungan sekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif. Keberhasilan penanganan tersebut merupakan hasil kerja keras Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor Gianyar yang bersinergi dengan berbagai instansi terkait.
Kolaborasi lintas sektor melibatkan Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PLN, Satpol PP dan Damkarmat, TNI, serta Polri, dinilai menjadi kunci percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi tersebut. Seluruh unsur bekerja bahu-membahu sejak proses evakuasi pohon tumbang hingga pemulihan fasilitas umum di sekitar lokasi.
Selain penanganan secara sekala, pihak Puri Kantor Ubud juga melaksanakan kewajiban niskala pascakejadian. Pangelingsir Puri Kantor Ubud yang juga Wakil Ketua DPRD Gianyar, Tjokorda Gede Asmara Putra, menyampaikan bahwa keluarga besar puri menggelar upacara mecaru ngeresigana kerubuhan sebagai bentuk penyucian area puri setelah tertimpa musibah.
“Upacara pecaruan dimulai pukul 09.00 WITA di Puri Saren, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan upacara serupa di Puri Kantor,” ujar Tjokorda Gede Asmara Putra.
Dengan selesainya pembersihan material pohon tumbang serta telah dilaksanakannya upacara adat, aktivitas masyarakat di sepanjang Jalan Suweta dan area sekitar Puri Kantor Ubud diharapkan dapat kembali berjalan normal, aman, dan harmonis. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

