TABANAN, INFODEWATA.COM – Seorang pria asal Bogor, Jawa Barat, bernama Ade Rahmat (60), ditemukan meninggal dunia secara mendadak di wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/4/2026) pagi.
Korban ditemukan tak bernyawa di lokasi pembuatan sanggah beton milik Gede Mustida oleh rekannya, Hasbian Hadi (40), sopir truk tronton DK 8403 LM asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata menjelaskan, awalnya saksi mengira korban hanya tertidur di emperan warung. Namun posisi tubuh korban terlihat tidak wajar, dengan kaki mengarah ke tenggara dan kepala ke timur laut.
“Saat diperiksa, tidak ditemukan denyut nadi pada pergelangan tangan korban, sehingga dipastikan sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Sebelum kejadian, korban diketahui bertemu dengan saksi di kawasan Celukan Bawang. Setelah berbincang, korban meminta izin untuk menumpang kendaraan menuju Gianyar dengan tujuan kembali ke Klungkung, tempatnya bekerja.
Perjalanan dilakukan pada Kamis sore melalui jalur Denpasar–Gilimanuk. Namun setibanya di lokasi kejadian sekitar pukul 06.00 WITA, truk yang dikemudikan saksi mengalami kerusakan pada baut roda belakang kiri bagian depan sehingga harus menepi.
Sambil menunggu perbaikan, korban dan saksi sempat makan di warung sekitar lokasi. Setelah itu, saksi beristirahat di dalam truk, sementara korban duduk di kursi kayu di emperan warung sambil memainkan telepon genggam.
Beberapa saat kemudian, saksi bersama teknisi mendapati korban dalam posisi seperti tertidur, namun tampak tidak wajar. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui telah meninggal dunia.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Singasana, Desa Nyitdah.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan, meskipun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

