Peristiwa

Keributan Pecah Usai Pesta Miras, Dua Warga NTT Terlibat Perkelahian di Mengwi

Warga NTT yang terlibat perkelahian menjalani pemeriksaan di Polres Badung dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. (Foto: Istimewa)

BADUNG, INFODEWATA.COM – Keributan terjadi di wilayah Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (30/9/2026), setelah empat warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat pesta minuman keras (miras). Perselisihan berujung perkelahian setelah salah seorang di antara mereka berniat mengantarkan istri temannya pulang.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda Nyoman Yuni Eltari, mengatakan kejadian bermula ketika PSBS (23), LU (28), HKYYH (18), dan OKN (27) sedang minum bersama.

Kontainer Terjun ke Sungai di Jembatan Yehbakung Tabanan, Polisi Evakuasi Korban

Situasi kemudian berubah setelah istri PSBS datang ke lokasi. Pasangan suami istri tersebut terlibat cekcok hingga sang istri sempat pingsan.

Melihat kondisi tersebut, HKYYH berinisiatif membantu mengantarkan istri PSBS pulang. Namun, niat tersebut justru membuat PSBS tersinggung.

“HKYYH berinisiatif mengantarkan istri PSBS pulang,” ujar Yuni, Kamis (1/10/2026).

Perselisihan kemudian memanas hingga PSBS dan HKYYH terlibat perkelahian. Dua orang lainnya berusaha melerai keduanya agar keributan tidak semakin besar.

Kondisi tersebut membuat warga sekitar resah. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Polres Badung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel SPKT Polres Badung bersama piket Satreskrim mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian membawa pihak-pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan dan klarifikasi mengenai peristiwa tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan, seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Mereka berdamai tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak mana pun.

“Mereka juga menyatakan tidak akan memperpanjang permasalahan tersebut,” kata Yuni.

Imigrasi Bali Amankan 13 WNA di Canggu, Seminyak, dan Umalas Terkait Dugaan Prostitusi

Share