Kriminal

Kapolres Badung Turun Langsung ke TKP Pembunuhan WN Belanda, Polisi Kejar Dua Pelaku

Kapolres Badung bersama tim melakukan pengecekan dan olah TKP kasus pembunuhan WNA di Villa Amira, Kerobokan. (Foto: Istimewa)
Kapolres Badung bersama tim melakukan pengecekan dan olah TKP kasus pembunuhan WNA di Villa Amira, Kerobokan. (Foto: Istimewa)

BADUNG, INFODEWATA.COM – Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan warga negara Belanda berinisial RP (49) di Villa Amira, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Rabu (25/3/2026).

Kehadiran Kapolres bersama tim Satreskrim Polres Badung dan Polsek Kuta Utara bertujuan untuk memastikan proses penanganan kasus berjalan maksimal, sekaligus memimpin langsung olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan.

Pria Asal Jawa Tengah Ditemukan Membusuk di Bekas Kantor Kontraktor di Jimbaran

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah cepat dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kami akan mengusut tuntas kasus ini dan memburu para pelaku yang diduga berjumlah dua orang. Langkah-langkah seperti olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga penelusuran rekaman CCTV sudah dilakukan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi prioritas pihak kepolisian, mengingat korban merupakan warga negara asing yang menjadi perhatian publik.

Di sisi lain, Kapolres Badung juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta segera melapor apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Sebelumnya, korban RP (49) ditemukan tewas setelah mengalami penganiayaan berat di lokasi kejadian pada Senin (23/3/2026) malam. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit BIMC, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk luka robek di pipi kiri hingga telinga, serta luka pada kepala, leher, bahu, lengan, punggung, hingga paha dan tangan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.

Perempuan di Nusa Penida Ditangkap usai Curi Perlengkapan Perak Senilai Rp150 Juta

Share