DENPASAR, INFODEWATA.COM – Warga di Jalan Mandalasari, Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, digegerkan dengan penemuan seorang penghuni kos berinisial RG (56), asal Jakarta, yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Jumat (22/5) malam.
Korban ditemukan dalam kondisi tubuh membusuk dan menghitam saat adiknya datang ke lokasi untuk mengambil pakaian kotor milik korban.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.
“Saksi-saksi sudah dimintai keterangan oleh anggota Polsek Denpasar Timur. Untuk penyebab meninggalnya korban masih diselidiki,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya, Sabtu (23/5).
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui belum memiliki pekerjaan selama tinggal di Denpasar. Pada Rabu (20/5) sekitar pukul 14.00 WITA, adik korban sempat datang membawakan makanan, kopi, dan rokok ke kamar kos korban.
Saat itu kondisi korban disebut masih sehat dan tidak mengeluhkan sakit apa pun. Setelah sempat berbincang, sang adik kemudian pamit bekerja sekitar pukul 15.00 WITA.
Namun pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WITA, saat sang adik kembali ke kamar kos bersama temannya untuk mengambil pakaian korban yang hendak dibawa ke laundry, ia justru mencium bau busuk sesaat setelah membuka pintu kamar.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dengan tubuh sudah menghitam. Menyadari kakaknya meninggal dunia, sang adik langsung berteriak meminta pertolongan dan menghubungi pemilik kos.
Pemilik kos berinisial IMM (55) mengatakan korban sudah tinggal di lokasi tersebut sekitar dua bulan terakhir. Selama tinggal di sana, korban dikenal jarang bergaul dan tidak pernah mengeluh sakit.
Sekitar pukul 22.30 WITA, IMM mendapat telepon dari anaknya yang mengabarkan adanya penghuni kos meninggal dunia. Ia kemudian langsung menuju lokasi dan mendapati korban sudah tidak bernyawa.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara oleh Tim Inafis Polresta Denpasar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal akibat sakit.
Korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan dan mengalami lebam mayat.
Pihak keluarga juga disebut telah menerima kematian korban dengan ikhlas karena korban memiliki riwayat penyakit jantung.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

