DENPASAR, INFODEWATA.COM – Kebakaran hebat melanda gudang bahan baku mebel sekaligus mess karyawan milik CV Faradiba Furniture di Jalan Kebo Iwa Utara, Gang Batu Kapur, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Sabtu (18/4) sekitar pukul 18.00 WITA.
Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan gudang berisi material kayu serta 19 kamar mess karyawan. Selain itu, satu orang pekerja dilaporkan mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan api dengan cepat membesar lantaran material di lokasi merupakan bahan yang mudah terbakar.
“Api dengan cepat membesar karena material di lokasi merupakan bahan yang mudah terbakar,” ujarnya, Minggu (19/4).
Kebakaran pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan, Ahmad Fauzi (26), yang saat itu berada di depan kamar rekannya. Ia melihat kobaran api muncul dari area pengelasan di sekitar lokasi.
Dalam kondisi panik, Fauzi segera menghubungi pemilik usaha dan berinisiatif meminta bantuan ke kantor pemadam kebakaran. Bersama rekan-rekannya, ia sempat mencoba memadamkan api menggunakan selang air dan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak berhasil karena api terlanjur membesar.
“Saksi dan rekan-rekannya sempat berupaya memadamkan api, namun tidak membuahkan hasil,” jelasnya.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman berlangsung dramatis mengingat api cepat merambat ke seluruh area gudang dan mess karyawan.
Saksi lainnya, Fadlil Kirom (38), mengaku baru keluar dari kamar saat api sudah berkobar hebat di tumpukan kayu. Ia tidak sempat menyelamatkan barang-barang pribadinya karena kobaran api semakin membesar dan melahap seluruh bangunan mess yang terdiri dari 19 kamar.
Sementara itu, karyawan lainnya, Devi Putri (30), menyebutkan saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi di lokasi sudah berakhir sejak pukul 17.00 WITA.
“Saat api muncul sekitar pukul 18.00 WITA, sudah tidak ada aktivitas produksi di lokasi,” tambahnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang karyawan bernama Rudi Setyawan (31) mengalami luka bakar sekitar 9 persen di beberapa bagian tubuh, termasuk kedua lengan, pergelangan tangan, jari-jari, serta pipi kiri. Korban telah dievakuasi ke RSUD Wangaya menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian material yang ditimbulkan.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, begitu juga dengan total kerugian yang dialami pemilik usaha,” tutup Iptu Adi Saputra Jaya.

