BADUNG, INFODEWATA.COM – Identitas jasad tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan di Pantai Gau, Kuta Selatan, akhirnya terungkap. Korban diketahui berinisial GFS (26), seorang pria asal Jawa Barat yang bekerja di Bali.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adhy Saputra, Senin (20/4), menjelaskan bahwa pengungkapan identitas korban dilakukan setelah tim gabungan dari Satpolairud dan Satreskrim melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk menelusuri tempat tinggal korban di Jalan Gunung Cemara, Denpasar Barat.
Selain itu, petugas juga mengamankan rekaman CCTV serta mendatangi lokasi parkir di kawasan Pantai Melasti, Ungasan, yang diduga menjadi tempat terakhir korban memarkir sepeda motor bernomor polisi DK 2941 QN. Dari lokasi tersebut, petugas turut menemukan sejumlah barang milik korban, seperti pakaian dan telepon genggam.
Berdasarkan keterangan ibu kandung korban berinisial NK (56), korban diketahui telah bekerja di Bali selama kurang lebih lima bulan. Pihak keluarga mulai kehilangan kontak dengan korban sejak Minggu (19/4).
Keterangan serupa juga disampaikan oleh manajer tempat korban bekerja, FH (46), yang menyebut korban terakhir masuk kerja pada Sabtu (18/4). Selama bekerja di usaha minuman tersebut, korban dikenal tidak memiliki permasalahan dengan rekan kerja maupun pihak perusahaan.
Kasat Polairud Polresta Denpasar, Kompol Wiastu Andrie Prajitno, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal di Pantai Gau. Dugaan sementara, korban terseret arus saat berenang di Pantai Melasti.
“Kami masih menyelidiki pergerakan korban dari Pantai Melasti hingga ditemukan di lokasi. Dugaan sementara korban terseret arus laut,” ujarnya.
Dari hasil visum sementara, ditemukan sejumlah luka lecet dan memar pada tubuh korban, di antaranya pada bagian wajah, punggung tangan kanan, tungkai kanan dan kiri, serta punggung kaki kanan.
Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan, Ketut Sumiasa (55), pada Minggu (19/4) sore saat hendak menjaring ikan di Pantai Gau. Saat itu, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas batu karang dan hanya mengenakan celana dalam.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

