Kriminal

Kericuhan di Denpasar Selatan, Sekelompok Pemuda Asal NTT Keroyok Warga

Petugas Polsek Denpasar Selatan mendatangi lokasi kejadian pengeroyokan di Jalan Waturenggong III, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan. (Foto: Istimewa)
Petugas Polsek Denpasar Selatan mendatangi lokasi kejadian pengeroyokan di Jalan Waturenggong III, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, INFODEWATA.COM – Aksi pengeroyokan terjadi di Jalan Waturenggong III, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Minggu (26/4) dini hari. Seorang pemuda bernama Muhamad Rifky Ferdiansyah (22) menjadi korban setelah dikeroyok sekelompok orang yang diduga berjumlah sekitar delapan orang.

Dalam kasus ini, aparat kepolisian telah mengamankan satu pelaku berinisial SSS (22) asal Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara tujuh pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Buronan Pencurian Disergap di Klungkung, Sempat Menyamar Jadi Pekerja Mebel

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 03.00 WITA. Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek pada alis kanan, lebam di bagian mata kanan, serta luka gores di tangan dan kaki.

“Korban dipukul secara bersama-sama menggunakan tangan kosong dan helm,” ujarnya, Selasa (28/4).

Peristiwa bermula saat korban bersama enam temannya melintas menggunakan sepeda motor menuju tempat tinggal mereka. Saat tiba di lokasi kejadian, mereka mendapati sekelompok orang yang sedang berkumpul di atas kendaraan dan diduga menghalangi jalan.

Salah satu teman korban kemudian menegur kelompok tersebut agar tidak parkir sembarangan. Namun, teguran itu justru memicu emosi para pelaku yang tidak terima, sehingga langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Usai kejadian, korban melaporkan insiden tersebut ke Polsek Denpasar Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, berdasarkan informasi di lapangan, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi. Melihat warga berdatangan, para pelaku berusaha melarikan diri.

Salah satu pelaku, SSS, sempat bersembunyi di atap rumah warga. Namun, keberadaannya diketahui setelah genting atap rumah tersebut berjatuhan, sehingga warga berhasil mengamankannya sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya serta mendalami kasus tersebut guna proses hukum lebih lanjut.

Polisi Gerebek Markas Scam di Kedonganan, 27 Orang Diamankan Termasuk WNA

Share