TABANAN, INFODEWATA.COM – Angin kencang disertai pusaran atau angin puting beliung menerjang Banjar Dinas Sandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan, Selasa (7/4) sore. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, serta menyebabkan satu pohon besar tumbang di dekat permukiman.
Perbekel Desa Sesandan, I Nengah Suarya, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku menerima laporan awal dari Kelian Banjar melalui grup WhatsApp saat dirinya sedang berada di luar. “Sejumlah atap bangunan rumah dan dapur milik warga mengalami kerusakan akibat angin tersebut,” ungkapnya.
Sekretaris Desa Sesandan, I Wayan Oka Suputra, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Sebelum kejadian, warga sempat mendengar suara gemuruh yang diikuti hembusan angin kencang. Kondisi tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Tercatat ada sembilan kepala keluarga terdampak dengan radius sekitar 15 meter. Kerusakan meliputi bangunan tempat tidur, bale gede, dapur hingga palinggih,” jelasnya.
Selain merusak bangunan, angin puting beliung juga menyebabkan sampah dan dedaunan beterbangan di udara, memperparah situasi di lokasi kejadian. Warga yang menyaksikan langsung kejadian itu memilih menjauh dari bangunan untuk menghindari risiko tertimpa material yang roboh.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga dilaporkan mengalami trauma, khususnya kalangan lanjut usia. Dari sembilan kepala keluarga terdampak, tiga di antaranya mengalami kerusakan paling parah.
Selain kerusakan bangunan, satu pohon berukuran besar juga dilaporkan tumbang akibat terjangan angin kencang tersebut.
Saat ini, tim dari BPBD Kabupaten Tabanan telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, menyatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan PLN guna mengantisipasi potensi bahaya listrik di lokasi terdampak.
Pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh pihak terkait. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

