Peristiwa

Kebakaran Bale Gede di Tunjuk, Tabanan Hanguskan Bangunan dan Empat Sepeda Motor, Diduga Akibat Korsleting

Warga bersama petugas saat membersihkan sisa kebakaran Bale Gede di Desa Tunjuk, Tabanan, yang menghanguskan bangunan dan sepeda motor. (Foto: Istimewa)
Warga bersama petugas saat membersihkan sisa kebakaran Bale Gede di Desa Tunjuk, Tabanan, yang menghanguskan bangunan dan sepeda motor. (Foto: Istimewa)

TABANAN, INFODEWATA.COM – Kebakaran melanda bangunan Bale Gede di Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk, Kabupaten Tabanan, Kamis (2/4) dini hari sekitar pukul 00.45 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan utama beserta empat unit sepeda motor yang berada di lokasi.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Beratha, Jumat (3/4), menyampaikan bahwa dugaan sementara kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik pada bangunan milik I Made Surya Laksana.

Pemuda Terseret Arus Saat Banyu Pinaruh di Pantai Cucukan, Nyaris Tewas Berhasil Diselamatkan

“Dugaan awal kebakaran akibat korsleting listrik yang terjadi di Bale Gede,” ujarnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang mendengar suara mencurigakan dari arah bangunan. Saat keluar rumah untuk memastikan, saksi melihat api sudah membesar dan melahap hampir seluruh bagian Bale Gede.

Warga sekitar kemudian berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya. Dalam proses tersebut, satu orang warga dilaporkan mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan kiri, leher belakang, dan telapak kaki kiri akibat paparan panas api.

Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran guna memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui bangunan Bale Gede saka 12 dengan ukuran sekitar 7×7 meter terbakar habis. Selain itu, empat unit sepeda motor juga ikut hangus, terdiri dari dua unit Honda Astrea Grand, satu unit Honda Vario, dan satu unit Yamaha Crypton.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Pihak korban disebut menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke jalur hukum.

Share