Peristiwa

Penghuni Kos di Sidakarya Ditemukan Meninggal, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jenazah penghuni kos yang ditemukan meninggal di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jenazah penghuni kos yang ditemukan meninggal di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, INFODEWATA.COM – Seorang penghuni kos bernama Suhermanto alias Didik (46) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Sidakarya Gang Taman Bali, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Selasa (31/3).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.50 WITA oleh seorang kurir paket, Gede Edi Prasetya Wijaya (29), yang datang untuk mengantarkan barang kepada korban. Namun, setibanya di lokasi, korban tidak merespons panggilan.

Polsek Denpasar Utara Tertibkan Manusia Silver dan Anak Punk di Simpang Ubung

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Azel Arizandi, menjelaskan bahwa saksi kemudian mendapati pintu kamar korban dalam kondisi sedikit terbuka.

“Saat pintu didorong, saksi justru terbentur kaki korban. Setelah dicek, korban tidak merespons dan tercium bau tidak sedap dari dalam kamar,” ujarnya.

Menyadari kondisi tersebut, saksi segera memanggil penghuni kos lainnya untuk memastikan keadaan korban. Informasi itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian serta kepala lingkungan setempat.

Dari keterangan saksi lain, korban terakhir terlihat pada Minggu (29/3) sekitar pukul 18.00 WITA saat duduk di teras kamar kosnya. Korban diketahui jarang berinteraksi dengan penghuni lain, sehingga perubahan kondisinya tidak terlalu diperhatikan.

Saksi lainnya juga mengaku sempat berbincang dengan korban pada hari yang sama saat sedang duduk santai di depan kamar. Namun, pada keesokan harinya, ia mendapat informasi dari petugas linmas bahwa korban telah meninggal dunia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Denpasar Selatan bersama Polresta Denpasar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di dalam kamar, ditemukan sejumlah barang milik korban, termasuk obat-obatan, dompet, dan telepon genggam.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah sekitar pukul 11.00 WITA menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis Polresta Denpasar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menyebut korban bekerja setiap malam hingga pagi hari dan diduga memiliki riwayat sakit.

Truk dan Mobil Boks Adu Banteng di Mahendradatta, Sopir Terjepit Dievakuasi ke RSUP Sanglah

Polisi menyimpulkan bahwa kematian korban diduga disebabkan oleh faktor kesehatan, meski penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Share