BADUNG, INFODEWATA.COM – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Pererenan, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu (1/3/2026). Korban diduga tewas akibat tersengat arus listrik.
Kapolsek Mengwi, Anak Agung Gede Rai Darmayasa, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya temuan jasad laki-laki di sebelah barat SPBU Pertamina sekitar tengah hari. Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup di dekat tiang listrik dengan kondisi tubuh sudah kaku.
“Ketika petugas tiba di lokasi, tangan kiri korban masih menggenggam sebuah tang pemotong,” jelasnya.
Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan seorang pengemudi ojek online, Riski Budianto (24), yang melintas sekitar pukul 12.30 WITA. Awalnya, saksi mengira tubuh yang tergeletak di antara kabel-kabel itu hanyalah boneka.
Namun setelah memastikan dengan mendekat dan memutar balik kendaraannya, ia menyadari bahwa yang dilihatnya adalah seorang pria terkapar di samping tiang listrik.
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas lalu lintas yang tengah berjaga di Simpang Kangkang. Informasi itu segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama tim identifikasi dari Polres Badung.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan luka bakar pada bagian tangan korban, tepatnya di bawah jari telunjuk. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat sengatan listrik.
Selain tang pemotong yang masih dipegang korban, polisi juga mengamankan sejumlah barang dari tas selempang milik korban, di antaranya pisau cutter, dua korek api, dua batang rokok, uang tunai Rp82 ribu, serta satu kunci sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi DK 3509 ABU.
Tidak ditemukan identitas apa pun pada tubuh maupun barang bawaan korban. Hingga kini, korban masih berstatus Mister X.
Jenazah telah dievakuasi ke RSD Mangusada Badung menggunakan ambulans PMI Badung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri kendaraan tersebut agar segera menghubungi pihak berwajib guna membantu proses identifikasi.

