BADUNG, INFODEWATA.COM – Hujan deras yang disertai angin kencang pada Jumat (27/2/2026) dini hari mengakibatkan sebuah pohon berdiameter besar tumbang dan menimpa rumah kos di Banjar Pande, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah penghuni mengalami luka-luka serta kerusakan parah pada bangunan dan kendaraan.
Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, menjelaskan bahwa kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.40 WITA. Warga pertama kali mengetahui insiden itu setelah mendengar suara keras benda jatuh yang mengejutkan penghuni kos.
“Setelah dicek, ternyata ada pohon besar tumbang dan menimpa atap rumah kos. Bagian atap dan plafon bangunan mengalami kerusakan cukup parah,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, tercatat enam orang mengalami luka-luka karena tertimpa reruntuhan bangunan. Dua di antaranya merupakan anak-anak berusia 5 tahun dan 8 bulan, serta seorang ibu hamil yang langsung dirujuk ke RS Windu Usada untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Selain merusak empat unit kamar kos, pohon tumbang juga menghantam satu unit mobil Daihatsu Espas berpelat DK 8491 SZ hingga mengalami kerusakan cukup parah. Satu unit sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi juga terdampak.
Mas Arimbawa menuturkan, setelah kejadian, warga bersama penghuni kos segera melakukan evakuasi dan menghubungi pemilik kos untuk membantu membawa korban ke fasilitas kesehatan. Proses penanganan turut melibatkan UKL Polsek Abiansemal, BPBD Kabupaten Badung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Trantib Kecamatan Abiansemal.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah Abiansemal dalam beberapa hari terakhir. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat hujan lebat dan angin kencang, karena risiko pohon tumbang dan bencana lainnya cukup tinggi,” pungkasnya.

