Peristiwa

Cuaca Ekstrem, Penyeberangan Fast Boat Nusa Penida–Sanur dan NTB Diberlakukan Buka Tutup

Pelabuhan Sanur
Pelabuhan Sanur

KLUNGKUNG, INFODEWATA.COM – Penyeberangan fast boat dari Pelabuhan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, menuju Sanur, Denpasar, serta Pemenang, Nusa Tenggara Barat (NTB), diberlakukan sistem buka tutup pada Selasa (24/2/2026). Kebijakan ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan (UPP) Kelas II Nusa Penida, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, menjelaskan bahwa penutupan penyeberangan pertama kali dilakukan sekitar pukul 08.30 Wita akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Penyeberangan sempat kembali dibuka pada siang hari setelah cuaca berangsur membaik.

WNA Asal Kanada Ditemukan Meninggal di Kamar Penginapan, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Selang beberapa jam kemudian, tepatnya sejak pukul 15.00 Wita, layanan penyeberangan kembali dihentikan hingga waktu yang belum dapat dipastikan.

“Kami menerapkan sistem buka tutup, tergantung kondisi cuaca di Pelabuhan Nusa Penida maupun di pelabuhan tujuan,” ujar Eka Suyasmin saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, penutupan dilakukan karena sepanjang jalur pelayaran fast boat dilanda hujan disertai angin kencang dan kabut tebal. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi apabila penyeberangan tetap dipaksakan.

“Jika dipaksakan, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, keberangkatan kami tunda demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Seluruh calon penumpang, baik yang hendak menuju Sanur maupun Pemenang, telah diberikan penjelasan terkait kebijakan tersebut. Menurut Eka Suyasmin, para penumpang dapat memahami penundaan yang dilakukan demi faktor keselamatan.

“Begitu cuaca kembali membaik, penyeberangan akan kami buka lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, penyeberangan fast boat dari Pelabuhan Rakyat Padangbai, Kabupaten Karangasem, menuju Gili Trawangan, NTB, juga sempat mengalami penutupan pada Selasa pagi akibat cuaca ekstrem. Namun, layanan tersebut kini telah kembali normal seiring membaiknya kondisi cuaca.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, I Ketut Muliana, membenarkan hal tersebut. “Tadi pagi sempat ditunda, tetapi saat ini penyeberangan sudah kembali normal,” ujarnya.

Hujan Deras Picu Longsor di The Yoga Barn Ubud, Akses ke SDN 2 Peliatan Tertutup

Pihak otoritas pelabuhan mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu memantau informasi resmi terkait kondisi cuaca dan jadwal penyeberangan demi keselamatan selama perjalanan laut.

Bagikan