Peristiwa

Balita 3 Tahun di Kintamani Tewas Tenggelam di Bak Penampungan Air

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi balita tenggelam di bak penampungan air di Banjar Pengupetan, Desa Bantang, Kintamani, Bangli, Jumat (8/5/2026). (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi balita tenggelam di bak penampungan air di Banjar Pengupetan, Desa Bantang, Kintamani, Bangli, Jumat (8/5/2026). (Foto: Istimewa)

BANGLI, INFODEWATA.COM – Peristiwa duka terjadi di wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Seorang balita laki-laki berusia tiga tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di bak penampungan air di kawasan Banjar Pengupetan, Desa Bantang, Jumat (8/5/2026) siang.

Korban diketahui berinisial Gede M, warga Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut terjadi di kebun milik orang tua korban.

Liga Kampung Soekarno Cup III Bergulir di Bali, PDIP Bidik Bibit Pesepak Bola dari Desa

Sebelum kejadian, korban diketahui sedang bermain bersama seorang anak tetangga di sekitar area kebun. Saat itu, ibu korban tengah bekerja mencangkul di ladang yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi bak penampungan air, sementara ayah korban sedang mencari bambu di tempat lain.

Beberapa saat kemudian, ibu korban menyadari anak yang bermain bersama putranya terlihat sendirian. Karena tidak lagi mendengar suara korban, sang ibu mulai merasa curiga dan melakukan pencarian di sekitar area kebun.

Korban kemudian ditemukan berada di dalam bak penampungan air dalam kondisi tidak bergerak.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa, menjelaskan bahwa ibu korban langsung menghubungi suaminya setelah mengetahui anaknya tenggelam.

“Saksi, yakni ibu korban, langsung menghubungi suaminya untuk memberitahu bahwa anaknya tenggelam,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Mendapat informasi tersebut, ayah korban segera kembali ke lokasi dan mengevakuasi korban dari dalam bak penampungan air. Korban kemudian dilarikan ke Klinik Era Medika di Desa Catur untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun nahas, nyawa balita tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, bak penampungan air tempat korban ditemukan diketahui memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter.

Rumah Warga di Karangasem Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

Sementara hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat tenggelam.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area perkebunan maupun lokasi yang memiliki potensi bahaya seperti bak penampungan air.

Share