Peristiwa

WNA Asal Korea Selatan Meninggal Saat Snorkeling di Manta Point Nusa Penida

Petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi perairan Manta Point, Nusa Penida, tempat WNA asal Korea Selatan meninggal saat snorkeling. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi perairan Manta Point, Nusa Penida, tempat WNA asal Korea Selatan meninggal saat snorkeling. (Foto: Istimewa)

KLUNGKUNG, INFODEWATA.COM – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SR (40) dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin (2/2).

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WITA ketika korban mengikuti kegiatan snorkeling bersama seorang wisatawan lainnya dengan pendampingan seorang pemandu wisata bernama Fajri (40) serta sebuah kapal yang diawaki kapten boat.

Dapur Warga di Bunutan Rusak Parah Akibat Gempa, Kerugian Capai Rp25 Juta

Setibanya di lokasi snorkeling pertama di kawasan Manta Point, korban dan rekannya turun ke laut untuk melakukan aktivitas snorkeling. Namun sekitar 10 menit kemudian, pemandu yang juga berada di dalam air melihat korban dalam kondisi mengambang di permukaan laut tanpa menunjukkan gerakan.

“Saksi mendekati korban dan melakukan pengecekan awal. Korban diketahui dalam kondisi lemas,” ungkap Kompol Ketut Kesuma Jaya, Selasa (3/2).

Melihat situasi tersebut, pemandu segera meminta bantuan kepada kapal snorkeling lain yang berada di sekitar lokasi. Korban kemudian dievakuasi ke atas boat terdekat dan langsung diberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP).

Tidak berselang lama, kapal snorkeling yang membawa rombongan korban tiba dan segera mengantar korban kembali ke pelabuhan. Sekitar pukul 12.30 WITA, pihak kapal menghubungi Nusa Medika Klinik untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kompol Ketut Kesuma Jaya menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.

“Penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pelaku wisata dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi prosedur aktivitas laut, serta memastikan kondisi kesehatan sebelum mengikuti kegiatan wisata bahari. (*)

Nuanu Creative City Rayakan Imlek 2026 Lewat Mikro-Festival Budaya Empat Hari

Bagikan