GIANYAR, INFODEWATA.COM – Kecelakaan laut kembali menimpa wisatawan asing di wilayah pesisir Gianyar. Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman dilaporkan terseret arus laut sejauh sekitar 600 meter saat mencoba bermain selancar di Pantai Cucukan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Kamis (19/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban tengah melakukan aktivitas surfing di kawasan pantai yang dikenal memiliki arus dan gelombang cukup kuat. Korban dilaporkan terhempas gelombang besar hingga menghantam krib penahan ombak yang berada di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta, menjelaskan korban mengalami sejumlah luka akibat insiden tersebut. “Korban terseret arus cukup jauh, sekitar 600 meter, sebelum akhirnya terhempas ke krib penahan gelombang. Akibatnya, korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh serta gigi retak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., membenarkan bahwa korban berhasil diselamatkan dari laut. “Informasi yang kami terima, WNA tersebut sudah dievakuasi dan langsung dibawa oleh pemandunya menuju penginapan pribadinya di kawasan Kuta,” jelasnya.
Dari hasil penelusuran di lapangan, insiden ini turut mendapat sorotan dari Balawista. Salah satu personel Balawista, Wayan Join Hermanto, menilai kejadian tersebut tidak lepas dari peran pemandu selancar yang tidak memiliki sertifikasi resmi. “Sekarang banyak pemandu surfing dari luar daerah yang tidak mengantongi sertifikat, namun nekat membawa tamu ke lokasi berbahaya. Mereka seolah tidak memahami karakteristik pantai,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pantai Cucukan sejatinya bukan kawasan yang direkomendasikan untuk aktivitas selancar karena kondisi arus dan gelombangnya yang berisiko. Oleh karena itu, pihak terkait mengimbau wisatawan agar lebih selektif dalam memilih instruktur selancar serta selalu mematuhi rambu-rambu peringatan di kawasan pantai.
Imbauan ini disampaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan demi menjamin keselamatan wisatawan yang beraktivitas di wilayah pesisir Gianyar.

