Peristiwa

WN Denmark Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Banyualit, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah lokasi ditemukannya seorang WN Denmark meninggal dunia di Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah lokasi ditemukannya seorang WN Denmark meninggal dunia di Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. (Foto: Istimewa)

BULELENG, INFODEWATA.COM – Seorang perempuan warga negara Denmark ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Bali, pada Selasa (10/2/2026) siang. Korban diketahui berinisial MM (53).

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh petugas PDAM sekitar pukul 11.00 Wita saat hendak melakukan pengecekan meteran air.

Pegawai PUPR Klungkung Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Duga Terlibat Peredaran Sabu

“Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah dengan posisi bersimpuh dan leher terikat tali plastik,” ujarnya.

Menurut keterangan kepolisian, petugas PDAM semula memanggil korban dari luar rumah, namun tidak mendapat respons. Petugas kemudian masuk ke halaman rumah dan melihat korban dalam kondisi tidak bergerak. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar, pemilik rumah, serta diteruskan ke aparat desa dan pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan penyelidikan. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter forensik, korban diperkirakan telah meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Yohana.

Dari pemeriksaan medis, polisi menemukan luka lecet tekan di bagian leher akibat jeratan tali serta adanya busa di mulut korban. Selain itu, sejumlah barang pribadi milik korban juga ditemukan di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Yohana mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut selama sekitar empat bulan terakhir. Korban juga diduga mengalami tekanan psikologis yang berkaitan dengan masalah ekonomi.

“Korban diketahui mengalami kesulitan keuangan karena akses perbankannya diblokir. Korban juga sempat mengeluhkan stres dan pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Namun, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Diduga Percikan Api Dupa, Rumah Warga di Busungbiu Ludes Terbakar

“Kesimpulan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri. Penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur,” jelas Yohana.

Jenazah korban saat ini telah dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk pemeriksaan lanjutan, sembari menunggu kedatangan pihak keluarga serta perwakilan dari negara asal korban.

Bagikan