Peristiwa

Warga Denpasar Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang warga yang ditemukan di dalam sumur di kawasan Peguyangan, Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026). (Foto: Istimewa)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang warga yang ditemukan di dalam sumur di kawasan Peguyangan, Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026). (Foto: Istimewa)

DENPASAR, INFODEWATA.COM – Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di kawasan Jalan Antasura, Gang Teratai No. 5, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026). Korban diketahui bernama I Made Wirya (65).

Informasi mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 12.10 WITA dari Kojek, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.

ART Asal Banyuwangi Ditangkap Polisi Usai Curi Uang dan Perhiasan Majikan di Denpasar

Berdasarkan laporan awal, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut setelah tidak menemukan I Made Wirya di rumah. Korban diketahui dalam kondisi sakit dan salah satu kakinya telah diamputasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak tujuh personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 12.30 WITA. Tim dilengkapi berbagai peralatan pendukung operasi penyelamatan, seperti perlengkapan mountaineering, satu set SCBA, peralatan medis, serta perlengkapan SAR lainnya.

Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 13.13 WITA dan segera melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di tempat kejadian untuk melakukan proses pencarian sekaligus evakuasi di titik sumur tempat korban diduga terjatuh.

Tidak lama setelah proses evakuasi dimulai, korban akhirnya berhasil ditemukan di dalam sumur dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.35 WITA.

“Jenazah berhasil dievakuasi pada pukul 13.35 WITA berkat kerja sama tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik. Selanjutnya korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans dari BPBD Kota Denpasar,” ujarnya.

Dalam operasi evakuasi tersebut, sejumlah unsur SAR gabungan turut terlibat, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Samapta Polda Bali, Polsek Denpasar Barat, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar, Camat Denpasar Utara, aparat Desa Peguyangan, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Jalan Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam Saat Nyepi, Operasional Bandara Ngurah Rai Juga Dihentikan

Bagikan