GIANYAR, INFODEWATA.COM – Sebuah truk pengangkut batu kali dan pasir terguling di jalan tanjakan Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 11.20 Wita. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh muatan truk yang melebihi kapasitas sehingga tidak kuat menanjak.
Truk tersebut dikemudikan oleh Marten Malo Ngedango, sopir asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang saat itu hendak mengirimkan material bangunan menuju proyek pembangunan villa di wilayah Keliki Kawan.
Berdasarkan keterangan sopir, jalur tanjakan Desa Kelusa merupakan rute yang biasa ia lalui. Namun, saat berada di tanjakan, muncul sebuah mobil dari arah selatan menuju utara, sementara truk datang dari arah barat. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak mampu menanjak hingga akhirnya berhenti dan terguling di tengah badan jalan.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas dari arah barat dan selatan sempat tidak dapat melintas karena posisi truk menutup sebagian besar badan jalan.
Mendapat laporan kejadian, Piket Fungsi Polsek Payangan bersama Pawas Kanit Reskrim Iptu I Nyoman Dana, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Desa Kelusa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu proses evakuasi.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat berat. Sebelum truk diangkat, sebagian muatan batu kali dan pasir diturunkan terlebih dahulu guna mengurangi beban kendaraan, sehingga memudahkan proses pengangkatan.
Kapolsek Payangan AKP I Putu Budi Artama membenarkan peristiwa tersebut. “Berdasarkan keterangan sopir, jalur tersebut sering dilalui. Namun kali ini beban muatan yang dibawanya melebihi dari biasanya. Diduga bebannya terlalu berat sehingga truk terguling. Tidak ada korban jiwa, hanya lalu lintas sempat terhambat karena truk menghalangi jalan,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di lokasi kembali normal. (*)

