KLUUNGKUNG, INFODEWATA.COM – Momen menjemput cucu berubah menjadi peristiwa mencekam bagi I Nengah Suda (61), warga Dusun Ambengan, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, setelah sepeda motor yang dikendarainya bersama dua cucunya terjun ke Sungai Unda, Sabtu (10/1/2026) siang. Insiden itu dipicu putusnya tali gas motor saat melintas di jalur Cek Dam Desa Tangkas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WITA ketika Suda baru saja menjemput kedua cucunya, Made Nadia (10) dan Kadek Ayu (10), dari SD Negeri 2 Tangkas. Dalam perjalanan pulang menuju rumah, mereka melintasi jembatan sekaligus cek dam di wilayah Sungai Unda.
Namun saat kendaraan menanjak di bagian timur jalur tersebut, tali gas sepeda motor jenis Astrea Grand yang dikendarai Suda mendadak putus sehingga motor kehilangan kendali.
Akibatnya, Suda bersama kedua cucunya terjatuh dan terseret ke aliran Sungai Unda. Kapolsek Klungkung, Kompol I Wayan Sujana, menjelaskan bahwa di tengah kondisi darurat itu, korban masih sempat berusaha menyelamatkan kedua anak tersebut.
“Korban berhasil memegang Made Nadia dan membawanya naik ke atas cek dam, sementara Kadek Ayu sempat hanyut terbawa arus ke arah selatan,” ujarnya.
Melihat cucu perempuannya terbawa arus, Suda kembali terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan. Upaya itu membuahkan hasil dan Kadek Ayu berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Kadek Ayu mengalami keluhan sakit perut setelah kejadian dan langsung dibawa ke Puskesmas Desa Tangkas untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, sepeda motor milik korban tenggelam di dasar sungai. Dengan bantuan warga setempat, Suda kemudian meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung untuk melakukan evakuasi kendaraan. Proses pengangkatan motor pun dilakukan beberapa waktu setelah kejadian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan teknis pada kendaraan.
“Dari hasil penyelidikan, penyebabnya adalah putusnya tali gas. Pihak korban dan keluarga juga menyatakan tidak membuat laporan resmi ke kepolisian,” pungkas Kompol Sujana. (*)

