Peristiwa

Sehari Dua Rumah Warga Terbakar di Karangasem, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Warga dibantu aparat kepolisian membersihkan puing sisa kebakaran rumah warga di wilayah Kabupaten Karangasem. (Foto: Istimewa)
Warga dibantu aparat kepolisian membersihkan puing sisa kebakaran rumah warga di wilayah Kabupaten Karangasem. (Foto: Istimewa)

KARANGASEM, INFODEWATA.COM – Peristiwa kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Karangasem. Dalam kurun waktu sehari, Sabtu (31/1/2026), dua rumah warga di dua kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Kubu, dilaporkan hangus dilalap api dengan total kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Kebakaran pertama terjadi di wilayah Kecamatan Sidemen. Kapolsek Sidemen, AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, pemilik rumah sempat memasak nasi goreng menggunakan tungku tradisional. Setelah memasak, pemilik rumah kemudian menonton televisi dan tertidur.

Remaja 16 Tahun Jadi Korban Pengeroyokan Geng Motor di Mengwi, Alami Luka Serius

Pemilik baru menyadari adanya kebakaran saat hendak pergi ke pasar sekitar pukul 05.30 Wita. Saat itu, api sudah membesar dan membakar bagian atap bangunan rumah.

“Sebelumnya, pada Jumat (30/1) pemilik sempat memasak dengan tungku. Diduga api belum benar-benar padam, kemudian merembet ke kayu bakar serta benda-benda lain di sekitar tungku hingga menimbulkan kebakaran,” jelas AKP Suteja.

Melihat kobaran api, pemilik rumah segera meminta bantuan warga sekitar. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bersama-sama melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

Namun, seluruh bangunan dapur beserta peralatan memasak di dalamnya dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Selain di Sidemen, kebakaran rumah juga terjadi di Banjar Dinas Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, sekitar pukul 23.55 Wita. Bangunan yang terbakar diketahui berukuran kurang lebih 8 meter x 5 meter dan merupakan milik I Nengah Sumerta.

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan bahwa akibat peristiwa tersebut satu kepala keluarga dengan total enam jiwa, termasuk satu balita, terdampak.

“Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Estimasi kerugian material sekitar Rp20 juta. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka,” ujarnya.

Aparat kepolisian bersama BPBD Karangasem masih melakukan pendataan dan koordinasi terkait dampak kebakaran serta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api maupun instalasi listrik di rumah. (*)

Truk Bermuatan Material Terguling di Tanjakan Desa Kelusa, Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Bagikan