Peristiwa

Salip Motor Terlalu Dekat, Pengendara Vario Luka dan Sempat Pingsan di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk pascakecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor dan bus di wilayah Kerambitan, Tabanan. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk pascakecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor dan bus di wilayah Kerambitan, Tabanan. (Foto: Istimewa)

TABANAN, INFODEWATA.COM – Kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan beruntun terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Jumat (16/1/2026) pagi. Dalam peristiwa tersebut, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan sempat tidak sadarkan diri.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 09.30 WITA di sisi timur Jembatan Samsam. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario DK P 2844 IW, satu unit sepeda motor lain yang belum diketahui identitasnya, serta sebuah bus dengan nomor polisi DK 7147 JF.

Banjir Terjang Busungbiu, Jalan Penghubung Dua Desa Amblas 60 Meter dan Akses Warga Terganggu

Kapolsek Kerambitan Kompol I Putu Budiawan menjelaskan, peristiwa bermula saat pengendara Honda Vario, Novan Andreyono (25), melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului sepeda motor lain di depannya.

“Saat hendak menyalip, jarak kendaraan terlalu dekat sehingga setang kiri Honda Vario mengenai setang kanan sepeda motor yang didahului. Akibatnya korban terjatuh ke arah kanan,” ungkap Kompol Budiawan.

Usai terjatuh, sepeda motor korban kemudian menghantam bagian bemper kanan bawah bus malam yang datang dari arah berlawanan dan melaju di jalurnya. Benturan terjadi di badan jalan sisi utara, yakni jalur kendaraan dari arah Gilimanuk.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Vario mengalami luka lecet pada bagian kaki dan sempat kehilangan kesadaran. Korban langsung dievakuasi ke RS Wisma Prasanthi Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, sopir bus bernama Muhammad Sopro (46) dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian menyimpulkan kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh faktor kelalaian pengendara. Polisi mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat mendahului kendaraan lain di jalur nasional yang memiliki arus lalu lintas padat dan kecepatan tinggi. (*)

Bagikan