Peristiwa

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Tabanan, Belasan KK Terdampak dan Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Kondisi bangunan warga di Tabanan yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat terjangan angin puting beliung. (Foto: Istimewa)
Kondisi bangunan warga di Tabanan yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat terjangan angin puting beliung. (Foto: Istimewa)

TABANAN, INFODEWATA.COM – Bencana angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan pada Selasa (7/4) sore, menyebabkan kerusakan bangunan warga di tiga desa dan berdampak pada belasan kepala keluarga (KK).

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di Banjar Dinas Sandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba merusak sejumlah atap rumah warga serta dua pelinggih. Sedikitnya sembilan KK dilaporkan terdampak di wilayah ini.

Dapur Warga di Gianyar Hangus Terbakar, Damkar Gerak Cepat Cegah Api Meluas

Kapolsek Tabanan, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, menjelaskan bahwa setelah menerjang Desa Sesandan, angin puting beliung bergerak ke wilayah Banjar Buahan Utara, Desa Buahan. Di lokasi tersebut, bangunan milik warga bernama I Wayan Muliada mengalami kerusakan pada beberapa fasilitas, mulai dari kandang ayam, kandang babi, hingga garase mobil. Selain itu, tanaman jagung miliknya juga ikut rusak. Tidak hanya itu, satu pelinggih Betari Sri di area persawahan Subak Apuan Tempek Klod turut mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp24,5 juta.

Selang sekitar satu jam, bencana serupa kembali terjadi di Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga, sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.

Kapolsek Marga, AKP I Nyoman Sudarma, menyebutkan bahwa di Banjar Dinas Pengembungan terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian berkisar antara Rp1 juta hingga Rp5 juta. Sementara di Banjar Dinas Adeng, sebanyak lima KK turut terdampak, termasuk satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan pada dua bangunan.

Pascakejadian, aparat kepolisian bersama perangkat desa dan masyarakat setempat langsung melakukan penanganan darurat. “Bhabinkamtibmas, perbekel, dan warga bergotong royong melakukan evakuasi serta perbaikan bangunan yang rusak,” ujar AKP Sudarma.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan juga bergerak cepat dalam melakukan penanganan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, menyatakan bahwa penanganan awal difokuskan pada evakuasi rumah yang tertimpa pohon serta pendataan kerusakan.

“Penanganan rumah yang tertimpa pohon di Desa Sesandan sudah kami lakukan, termasuk asesmen terhadap kerusakan yang terjadi,” jelasnya.

Selain melakukan penanganan darurat, BPBD Tabanan juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak di Desa Sesandan dan berencana melanjutkan distribusi bantuan ke Desa Tegaljadi. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras yang disertai angin kencang guna mengantisipasi kejadian serupa.

Warung Babi Guling di Kerobokan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Share