BULELENG, INFODEWATA.COM – Warga Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di saluran irigasi pada Minggu (22/2/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi telentang di aliran irigasi setempat.
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, korban diketahui bernama Gusti Putu Karya Yasa (53), warga Desa sekaligus Kecamatan Gerokgak. Jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WITA saat hendak menuju kandang sapi.
“Ketika melintas, warga melihat saluran irigasi meluap. Saat berinisiatif membersihkan sumbatan, warga menemukan jasad korban dalam kondisi telentang dan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Korban ditemukan tenggelam di saluran irigasi dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Saat ditemukan, posisi tubuh korban telentang dengan kepala menghadap ke arah utara, mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Gerokgak yang dipimpin Pawas AKP Ketut Mastra bersama tim medis dari Puskesmas Gerokgak I segera mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 06.40 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, terdapat luka terbuka pada siku kanan yang diduga akibat gesekan dengan benda tumpul saat korban terjatuh ke saluran irigasi.
“Dari kondisi kaku dan lebam mayat, diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari tiga hingga empat jam sebelum ditemukan,” imbuh IPTU Yohana.
Lebih lanjut, dari keterangan pihak keluarga diketahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh. Bahkan, beberapa hari sebelum kejadian, korban disebut sempat terjatuh ke saluran irigasi akibat penyakit yang dideritanya tersebut.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit epilepsi yang kambuh sehingga terjatuh dan tenggelam di saluran irigasi. Pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah murni akibat sakit dan tenggelam,” tandasnya.

