Peristiwa

Pohon Beringin Tumbang di Pura Dalem Kahuripan Kedisan, Bangunan dan Kendaraan Warga Rusak

Petugas gabungan bersama warga melakukan proses evakuasi dan pemotongan pohon beringin besar yang tumbang di areal Pura Dalem Kahuripan, Desa Kedisan, Kintamani, Bangli, akibat cuaca ekstrem, Jumat (2/1/2026). (Foto: Istimewa)
Petugas gabungan bersama warga melakukan proses evakuasi dan pemotongan pohon beringin besar yang tumbang di areal Pura Dalem Kahuripan, Desa Kedisan, Kintamani, Bangli, akibat cuaca ekstrem, Jumat (2/1/2026). (Foto: Istimewa)

BANGLI, INFODEWATA.COM – Sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang di areal Pura Dalem Kahuripan, Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Jumat (2/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan serta sejumlah kendaraan milik warga setempat.

Berdasarkan informasi di lapangan, pohon tumbang menimpa rumah sekaligus warung milik warga bernama I Wayan Mentira. Akibat kejadian itu, bagian teras dan plafon warung mengalami kerusakan. Selain itu, sebuah green house juga dilaporkan rusak pada bagian atap setelah tertimpa ranting pohon.

Pemancing Hanyut di Tukad Badung Ditemukan Tewas, Operasi SAR Resmi Ditutup

Tidak hanya bangunan, pohon beringin tersebut juga menimpa satu unit kendaraan roda empat, satu unit sepeda motor, serta perangkat sound system milik warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menindaklanjuti laporan warga, personel Pos Pol Airud Kedisan pada Sabtu (3/1/2026) pagi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Kasat Pol Airud Polres Bangli, AKP Ni Nyoman Padmawati, mengatakan pihaknya segera melakukan pengamanan untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.

“Sekitar pukul 08.10 Wita, personel kami langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi serta membantu proses evakuasi,” jelas AKP Ni Nyoman Padmawati.

Dalam proses penanganan di lapangan, Pol Airud bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Desa Kedisan, Babinsa Desa Kedisan, BPBD Kabupaten Bangli, serta masyarakat setempat untuk melakukan pembersihan dan evakuasi material pohon tumbang.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Damkar Kabupaten Bangli, I Wayan Wardana, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, hingga kini estimasi kerugian material masih dalam tahap pendataan.

Menurut Wardana, pohon beringin yang diperkirakan berusia ratusan tahun itu tumbang diduga akibat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, diperparah dengan kondisi pangkal pohon yang sudah mengalami pelapukan.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana, seperti angin kencang, tanah longsor, banjir, serta sambaran petir. Warga juga diminta untuk selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi dari instansi terkait.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dan berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan,” ujar Wardana. (*)

Pungutan Wisatawan Asing Bali Lampaui Target, Pemprov Mantapkan Arah Pariwisata Berkualitas 2026

Bagikan