Peristiwa

Pohon Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang di Puri Ubud, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Terdampak

Petugas melakukan penanganan dan evakuasi material pohon beringin berusia ratusan tahun yang tumbang akibat angin kencang di kawasan Puri Ubud, Gianyar. (Foto: Istimewa)
Petugas melakukan penanganan dan evakuasi material pohon beringin berusia ratusan tahun yang tumbang akibat angin kencang di kawasan Puri Ubud, Gianyar. (Foto: Istimewa)

GIANYAR, INFODEWATA.COM – Sebuah pohon beringin bersejarah yang diperkirakan berusia sekitar 300 tahun tumbang akibat terpaan angin kencang di kawasan Puri Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (15/2) sekitar pukul 16.40 WITA. Peristiwa ini sempat mengagetkan warga serta wisatawan yang berada di sekitar lokasi.

Tokoh Puri Agung Ubud, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, menyampaikan bahwa pohon beringin tersebut memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Ubud. Menurut cerita leluhur, pohon itu telah berdiri sejak ratusan tahun lalu dan menjadi saksi perjalanan sejarah Puri Ubud serta Desa Ubud.

Pria 29 Tahun di Seririt Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Tertekan Masalah Utang

“Pohon beringin ini bukan sekadar peneduh, tetapi memiliki sejarah panjang dan sangat dikeramatkan oleh warga,” ujarnya, Senin (16/2).

Ia menegaskan, selama ini pihak Puri Agung Ubud bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar rutin melakukan perawatan, termasuk pemangkasan dahan secara berkala. Insiden tumbangnya pohon tersebut murni dipicu kondisi cuaca ekstrem.

“Ini kejadian alam. Angin kencang terjadi cukup kuat sejak sehari sebelumnya. Astungkara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.

Keluarga besar Puri Agung Ubud berencana menggelar pertemuan dengan para penglingsir, tokoh adat, dan sesepuh untuk membahas langkah selanjutnya. Salah satu rencana yang akan dibahas adalah upaya mencari bibit dari pohon beringin yang tumbang untuk ditanam kembali di kawasan Puri Ubud.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, menjelaskan bahwa insiden bermula saat dahan sisi selatan pohon patah dan menimpa tembok penyengker Puri Kantor serta bangunan Restoran Queens of India. Pohon beringin tersebut diketahui memiliki diameter sekitar tiga meter dengan tinggi kurang lebih 25 meter.

Tak berselang lama, sekitar dua menit kemudian, dahan sisi utara pohon turut tumbang dan menghantam sejumlah bangunan, di antaranya Merajan Puri Kantor, bangunan Circle K, Restoran Arabian Knight, serta menyebabkan kerusakan pada dua unit mobil dan tiga unit sepeda motor. Suara gemuruh saat pohon roboh membuat warga dan wisatawan panik hingga berlarian menyelamatkan diri.

Akibat kejadian tersebut, aliran listrik di sekitar lokasi sempat padam dan jaringan internet mengalami gangguan. Pihak kepolisian kemudian menutup serta mengalihkan arus lalu lintas untuk memudahkan petugas BPBD melakukan pembersihan material pohon tumbang. Arus lalu lintas kembali dibuka sekitar pukul 18.45 WITA.

Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan PLN telah menangani gangguan jaringan listrik sehingga aliran listrik warga kembali normal. Petugas dari perusahaan telekomunikasi juga masih melakukan perbaikan jaringan internet di sekitar lokasi.

Tommy Schaefer Resmi Bebas dari Lapas Kerobokan, Bab Kasus “Koper Berdarah” Ditutup

Hingga Senin (16/2), sekitar 60 persen material pohon tumbang telah berhasil dievakuasi, dan proses pembersihan lanjutan dijadwalkan kembali dilakukan pada pukul 08.00 WITA.

“Untuk nilai kerugian akibat kejadian ini masih dalam tahap pendataan,” pungkasnya.

Bagikan