Peristiwa

Diduga Terganggu Saat Perbaiki Helm, Pengendara Nmax Tewas Usai Tabrakan dengan Truk di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Kondisi sepeda motor Yamaha Nmax yang rusak parah setelah terlibat kecelakaan dengan truk fuso di jalur Denpasar–Gilimanuk, wilayah Kediri, Tabanan. (Foto: Istimewa)
Kondisi sepeda motor Yamaha Nmax yang rusak parah setelah terlibat kecelakaan dengan truk fuso di jalur Denpasar–Gilimanuk, wilayah Kediri, Tabanan. (Foto: Istimewa)

TABANAN, INFODEWATA.COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (16/3) pagi. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk fuso.

Korban diketahui bernama I Putu Deni Rahadi (33), warga Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi DK 4674 FBN.

Jambret Spesialis Turis Asing Lintas Kabupaten Dibekuk Polres Klungkung, Perhiasan Korban Sudah Dilebur

Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, menjelaskan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WITA di jalan umum jurusan Denpasar menuju Gilimanuk.

“Korban datang dari arah timur menuju barat. Diduga saat berkendara korban berusaha memperbaiki helm yang dikenakannya sehingga konsentrasinya terganggu dan sepeda motornya melewati garis tengah jalan,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi P 9420 VB yang dikemudikan Nuriyanto (58), warga Banyuwangi yang kini berdomisili di Denpasar. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Benturan keras terjadi di badan jalan sebelah utara garis tengah jalan. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan tubuh.

Korban diketahui mengalami luka robek di bagian kepala dan dahi, retak pada tulang kepala, luka robek pada tangan serta kaki kanan, hingga patah pada kaki kanan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan selamat dalam peristiwa tersebut. Polisi memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan itu mencapai sekitar Rp4 juta.

“Kerugian material diperkirakan sekitar Rp4 juta,” ujar Kompol Budiawan.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas juga mengingatkan para pengendara agar tetap menjaga konsentrasi saat berkendara di jalan raya untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Kotak Punia Pura Luhur Pucak Petali di Jatiluwih Dibobol Maling, Uang Sesari Raib

Bagikan