Peristiwa

Pemuda Terseret Arus Saat Banyu Pinaruh di Pantai Cucukan, Nyaris Tewas Berhasil Diselamatkan

Petugas PMI mengevakuasi korban yang terseret arus laut ke ambulans untuk mendapatkan penanganan medis di Gianyar. (Foto: Istimewa)
Petugas PMI mengevakuasi korban yang terseret arus laut ke ambulans untuk mendapatkan penanganan medis di Gianyar. (Foto: Istimewa)

GIANYAR, INFODEWATA.COM – Aksi penyelamatan dramatis terjadi di Pantai Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Minggu (5/4), saat perayaan Banyu Pinaruh. Seorang pemuda bernama I Wayan Putra (28), warga Desa Lebih, nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus laut yang kuat saat mandi di pantai tersebut.

Peristiwa bermula ketika korban datang bersama tiga rekannya untuk mandi di laut. Saat sedang berenang, tiba-tiba arus kuat menyeret tubuh korban ke arah tengah laut hingga membuatnya tidak mampu kembali ke tepian.

Rumah Warga di Tembuku Hangus Terbakar Saat Ditinggal Bekerja, Kerugian Capai Rp150 Juta

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban langsung meminta bantuan. Warga dan relawan yang berjaga di sekitar lokasi pun bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan.

Sejumlah relawan yang terlibat dalam aksi tersebut antara lain Dewa Nyoman Asa, Dewa Putu Putra Artawan, serta Dewa Made Putra Arnama, bersama relawan lainnya. Berkat kesigapan mereka, korban berhasil dievakuasi ke daratan meski dalam kondisi lemas.

Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi respons cepat para relawan di lapangan. “Korban terseret arus saat mandi bersama temannya. Beruntung ada relawan yang siaga sehingga korban bisa segera diselamatkan,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, korban dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Kasih Ibu, Saba, untuk menjalani observasi lebih lanjut.

BPBD Gianyar mengingatkan masyarakat dan pengunjung pantai agar tetap waspada terhadap kondisi arus laut yang tidak menentu, terutama saat hari-hari tertentu seperti Banyu Pinaruh yang biasanya dipadati pengunjung. Masyarakat diimbau untuk selalu berada di zona aman serta mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian serupa.

Share