Peristiwa

Rem Blong di Jalur Turunan Kintamani, Motor Terjun ke Jurang 50 Meter, Ayah dan Anak Selamat

Warga bersama petugas kepolisian membantu penanganan di lokasi kecelakaan tunggal sepeda motor yang terjun ke jurang sedalam 50 meter di jalur Penulisan–Pinggan, Kintamani, Bangli, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa)
Warga bersama petugas kepolisian membantu penanganan di lokasi kecelakaan tunggal sepeda motor yang terjun ke jurang sedalam 50 meter di jalur Penulisan–Pinggan, Kintamani, Bangli, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa)

BANGLI, INFODEWATA.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya jurusan Penulisan–Pinggan, wilayah Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (18/2/2026). Sebuah sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi DK 6972 ZW terjun ke jurang sedalam sekitar 50 meter setelah diduga mengalami rem blong.

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Andi Sasputra (38) yang membonceng anak perempuannya, Alissa Tania Sasputra (15). Keduanya diketahui merupakan warga Desa Lateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Warung Nasi di Desa Sangsit Terbakar Saat Ditinggal Sembahyang, Kerugian Capai Rp80 Juta

Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah Penulisan menuju Desa Pinggan. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menurun dengan tikungan, sepeda motor diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Diduga rem tidak berfungsi sehingga pengendara panik dan kehilangan kendali. Kendaraan kemudian terjatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 50 meter dari badan jalan,” ujar Dwi Puja.

Meski motor terjun ke jurang, kedua korban dinyatakan selamat. Saat kejadian, Andi dan Alissa terlepas dari kendaraan dan tersangkut di rerumputan lereng jurang, sehingga terhindar dari benturan fatal.

Dalam kondisi darurat, korban menghubungi layanan panggilan darurat 112 serta meminta bantuan kepada rekannya. Laporan diterima Polsek Kintamani sekitar pukul 12.15 WITA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, empat personel Unit Lalu Lintas Polsek Kintamani langsung mendatangi tempat kejadian perkara bersama warga setempat untuk melakukan evakuasi.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas I Kintamani untuk mendapatkan perawatan medis.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kedua korban hanya mengalami luka ringan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas Dwi Puja.

Andi Sasputra mengalami luka lecet pada bagian bibir atas serta lebam di bahu kanan. Sementara Alissa Tania Sasputra mengalami lebam di bahu kanan dan pergelangan kaki kanan.

Vaksinasi Rabies Massal di Samplangan, 150 Anjing Disuntik untuk Cegah Penyebaran Virus

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya saat melintasi jalur pegunungan.

“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama rem, serta berhati-hati saat melintasi jalur turunan dan tikungan tajam seperti di wilayah Kintamani,” pungkasnya.

Bagikan