Peristiwa

Hujan Deras Landa Bali, Longsor di Gianyar Tewaskan Satu Pekerja

Petugas gabungan mengevakuasi korban tertimbun longsor di proyek bangunan kawasan Banjar Tegenungan, Desa Kamenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (12/2/2026). (Foto: Istimewa)
Petugas gabungan mengevakuasi korban tertimbun longsor di proyek bangunan kawasan Banjar Tegenungan, Desa Kamenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (12/2/2026). (Foto: Istimewa)

GIANYAR, INFODEWATA.COM – Hujan deras yang mengguyur Pulau Dewata dan sekitarnya pada Kamis (12/2/2026) memicu serangkaian bencana alam di sejumlah wilayah Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat kejadian bencana berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.30 Wita, dengan peristiwa paling fatal terjadi di Kabupaten Gianyar berupa tanah longsor yang menewaskan satu orang pekerja.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menyampaikan bahwa kondisi cuaca di Bali pada hari tersebut terpantau bervariasi. Wilayah Denpasar dan Klungkung dilaporkan cerah, Tabanan serta Buleleng cerah berawan, Badung, Karangasem, dan Jembrana berawan, sementara hujan tercatat mengguyur wilayah Bangli.

Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Jawa Timur–Bali Dibongkar, Delapan Tersangka Diamankan Polres Badung

Di Kabupaten Tabanan, hujan disertai angin menyebabkan dua kejadian pohon tumbang. Peristiwa pertama terjadi di kawasan Pasar Tuak Ilang, Desa Den Bantas, Kecamatan Tabanan. Pohon tumbang lainnya dilaporkan menutup saluran irigasi Subak Yeh Nu di Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. Kedua kejadian tersebut telah ditangani oleh petugas terkait dan dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, bencana longsor terjadi di proyek bangunan milik DMA yang berlokasi di Jalan Air Terjun, Banjar Tegenungan, Desa Kamenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Longsoran material menimbun tiga orang pekerja yang sedang berada di lokasi proyek.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bali, satu korban berinisial NS dinyatakan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RS Ari Canti. Dua korban lainnya mengalami luka, masing-masing satu orang luka berat dan satu orang luka ringan, dan seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis.

“Kejadian paling fatal terjadi di Gianyar, di mana longsor menimbun tiga pekerja. Satu orang dinyatakan meninggal dunia,” ujar I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.

Selain di Gianyar, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kota Denpasar, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Utara, Gang Wahyu, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara. Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa, namun proses penanganan di lokasi masih berlangsung.

BPBD Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tertanggal 12 Februari 2026. Status waspada diberlakukan untuk wilayah Denpasar, Bangli, dan Klungkung, sedangkan status siaga ditetapkan untuk Badung, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, dan Tabanan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan longsor dan pohon tumbang, agar tetap berhati-hati dan segera melaporkan potensi bencana kepada aparat setempat,” tandasnya.

Menuju Ubud Cari Kerja, Lima Anak Punk Terjaring Razia di Gilimanuk dan Dipulangkan

Bagikan