Peristiwa

Kebakaran Rumah di Panjer Tewaskan Penghuni, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah yang terbakar di Jalan Tukad Gangga, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, yang menewaskan satu penghuni. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah yang terbakar di Jalan Tukad Gangga, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, yang menewaskan satu penghuni. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, INFODEWATA.COM – Sebuah rumah tinggal di Jalan Tukad Gangga, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, dilalap api pada Kamis (8/1/2026) malam. Peristiwa tersebut menewaskan satu orang penghuni berinisial MG (29) yang terjebak di dalam kamar saat kebakaran terjadi.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga menjelaskan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. “Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).

Lansia Hilang Sepekan di Mengwi Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Luk-Luk

Rumah dua lantai tersebut diketahui dihuni oleh empat orang. Kebakaran bermula ketika aliran listrik di rumah tiba-tiba padam sekitar pukul 22.50 WITA. Salah seorang penghuni, Viktor Ronaldo Leimena, kemudian mengecek meteran listrik dan mendapati posisinya dalam keadaan “off”. Saat berusaha menghidupkan kembali aliran listrik, meteran justru kembali turun. Pada saat yang sama, ia mulai mencium bau asap.

Viktor kemudian naik ke lantai dua untuk mencari sumber asap, namun tidak menemukan apa pun. Saat itu ia sempat melihat MG sedang tertidur di dalam kamar dengan headset terpasang di telinganya. Viktor lalu turun ke lantai satu untuk memastikan tidak ada kebocoran gas, namun hasil pengecekan menunjukkan kondisi kompor dalam keadaan aman.

Sekitar pukul 23.00 WITA, api tiba-tiba terlihat keluar dari salah satu kamar di lantai satu dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke seluruh bangunan. Viktor berusaha membangunkan dua penghuni lain agar segera menyelamatkan diri. Namun MG tidak sempat keluar karena terjebak di dalam kamar saat api sudah membesar.

“Korban meninggal dunia dengan luka bakar mencapai 100 persen,” ungkap AKP Agus Adi Apriyoga. Dalam kejadian tersebut, Viktor juga mengalami luka di bagian kaki kiri akibat terkena pecahan kaca saat berupaya menyelamatkan diri.

Selain merenggut satu korban jiwa, kebakaran itu juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. Sementara itu, jenazah MG telah dievakuasi dan dititipkan di ruang jenazah RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Bagikan