JEMBRANA, INFODEWATA.COM – Sebuah rumah milik warga di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, dilalap api pada Kamis (5/3/2026) dini hari. Peristiwa kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap ini menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 03.30 WITA di rumah milik I Gede Arimbawa. Saat kejadian, korban tengah tertidur di dalam rumah dan tidak menyadari kobaran api yang mulai membesar di salah satu ruangan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang tetangga korban yang terbangun setelah mendengar suara benda-benda berjatuhan dari arah rumah korban. Ketika keluar untuk memastikan sumber suara, saksi terkejut melihat salah satu kamar kosong yang difungsikan sebagai gudang di bagian utara pekarangan rumah sudah dilalap api dengan kobaran yang cukup besar.
Saksi kemudian segera membangunkan korban yang sedang tidur di kamar yang berada di sebelah ruangan yang terbakar. Setelah mengetahui kejadian tersebut, korban langsung berteriak meminta pertolongan sehingga sejumlah warga sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Sementara itu, warga lainnya segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana serta petugas pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, empat unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 04.45 WITA, sehingga kebakaran tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kapolsek Negara, AKP Andi Prasetio, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar kosong yang digunakan sebagai gudang.
“Sesuai hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah tersebut,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Akibat kejadian tersebut, selain merusak sebagian bangunan rumah, dua unit sepeda motor milik korban serta sejumlah barang lainnya turut hangus terbakar.
AKP Andi Prasetio menambahkan, cepatnya penanganan oleh warga dan petugas membuat api tidak sempat menjalar ke rumah lain di sekitar lokasi. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman untuk mencegah kejadian serupa,” tandasnya.

