DENPASAR, INFODEWATA.COM – Sebuah rumah panggung yang difungsikan sebagai mess pekerja sekaligus gudang kayu di Jalan Taman Pancing Timur, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, hangus terbakar pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 17.20 WITA. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu kamar karyawan.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, mengungkapkan bahwa api pertama kali muncul dari kamar milik seorang pekerja di lantai dua yang saat itu dalam kondisi kosong. Bangunan dua lantai yang terdiri dari lima kamar tersebut beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan.
Selain mess pekerja, gudang kayu yang berada di lokasi yang sama dan berisi material bangunan juga ikut dilalap si jago merah. Total kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan bernama Iwan (47) yang baru pulang kerja. Saat hendak menuju kamar di lantai dua, ia melihat kobaran api dari kamar milik pekerja bernama Fendi. Menyadari bahaya tersebut, saksi langsung membuka pintu kamar dan berteriak meminta bantuan.
“Karyawan lainnya yang mendengar teriakan langsung menuju lokasi dan berupaya membantu memadamkan api,” jelas Iptu Azel, Rabu (8/4/2026).
Upaya pemadaman secara mandiri sempat dilakukan menggunakan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat membesar lantaran bangunan didominasi material kayu yang mudah terbakar. Para karyawan akhirnya memilih menyelamatkan diri keluar lokasi untuk menghindari risiko lebih besar.
Setelah berada di tempat aman, saksi Iwan segera menghubungi pemilik bangunan, Sukaji (49), untuk melaporkan kejadian tersebut. Saat pemilik tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar dan melalap hampir seluruh bangunan.
Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Denpasar langsung merespons laporan dengan mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman turut dibantu warga sekitar serta satu unit alat berat excavator.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WITA.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik di kamar karyawan lantai dua. “Api cepat merambat karena struktur bangunan mess dan gudang sebagian besar berbahan kayu,” pungkas Iptu Azel.

