Peristiwa

Sepasang Warga Ditemukan Tewas di Tegalan Tegallalang, Diduga Akhiri Hidup Bersama

Petugas dan warga saat melakukan penanganan di lokasi penemuan dua korban di tegalan Desa Timbul, Tegallalang. (Foto: Istimewa)
Petugas dan warga saat melakukan penanganan di lokasi penemuan dua korban di tegalan Desa Timbul, Tegallalang. (Foto: Istimewa)

GIANYAR, INFODEWATA.COM – Warga Desa Timbul, Kecamatan Tegallalang, digemparkan dengan penemuan dua orang yang tergeletak di area tegalan pada Sabtu (25/4) siang. Pasangan yang diduga memiliki hubungan asmara tersebut ditemukan dalam kondisi tragis, satu meninggal di lokasi kejadian dan satu lainnya menghembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WITA saat seorang pria, yang merupakan suami dari korban perempuan, berinisiatif menyusul istrinya yang sedang mencari kayu bakar di tegalan. Namun setibanya di lokasi, ia justru menemukan dua orang tergeletak.

Viral! WNA Terekam CCTV Diduga Curi Uang Sesari di Pura Goa Gajah

Korban laki-laki berinisial IKS ditemukan dalam posisi telentang tanpa busana bagian bawah, sementara korban perempuan berinisial AARW, yang diketahui merupakan istri saksi, ditemukan sudah tidak bernyawa di dekatnya. Kondisi korban perempuan disebut telah dikerumuni lalat saat ditemukan. Saksi yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun dan pihak kepolisian.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi bersama personel piket fungsi dan Tim Inafis Polres Gianyar langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim medis dari Puskesmas Tegallalang menyatakan korban AARW meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, korban IKS ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sempat dilarikan ke RS Payangan untuk penanganan darurat, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan sebuah botol bekas racun rumput dalam kondisi kosong. Berdasarkan temuan tersebut, kedua korban diduga mengakhiri hidup dengan mengonsumsi cairan kimia tersebut.

Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa kedua korban diduga telah lama menjalin hubungan asmara secara diam-diam.

Pihak keluarga kedua korban disebut telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan visum lebih lanjut.

“Kedua keluarga korban sudah menerima peristiwa ini dengan ikhlas dan menolak proses visum lanjutan,” ujar Kapolsek Tegallalang.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Tegallalang guna pendalaman lebih lanjut, meskipun pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian tersebut.

Buronan Pembunuhan Asal AS Ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Dideportasi dengan Pengawalan US Marshals

Share