DENPASAR, INFODEWATA.COM – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Tukad Melangit, Panjer, Denpasar Selatan, Rabu (7/1/2026) dini hari. Bengkel milik Gede Eka Darmadi Putra (35) tersebut ludes dilalap api, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Bangunan bengkel diketahui merupakan milik I Wayan Widia (78) yang disewa korban untuk usaha bengkel sepeda motor. Saat kejadian, istri korban, Dewa Ayu Putri, tengah menyalakan kompor gas untuk memasak air yang akan digunakan berjualan.
Usai menyalakan kompor, Putri meninggalkan dapur untuk ke kamar mandi. Tak berselang lama, ia mendengar suara letupan keras dari arah dapur. Saat dicek, api sudah membesar di sekitar kompor dan dengan cepat menjalar hingga membakar plafon bangunan.
“Saksi melihat api sudah besar membakar kompor dan menyambar plafon bangunan,” ungkap sumber di lokasi kejadian.
Melihat kondisi tersebut, Putri berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu membangunkan korban yang kemudian berusaha memadamkan api. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga korban memilih menyelamatkan diri dan mengeluarkan barang-barang yang masih bisa diamankan dari dalam bengkel.
Beberapa menit berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dijinakkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar sekitar pukul 04.00 Wita.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah peralatan bengkel dan suku cadang sepeda motor, kulkas, peralatan dapur, hingga etalase bengkel hangus terbakar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran regulator gas saat aktivitas memasak.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Prayoga membenarkan kejadian kebakaran tersebut. “Benar terjadi kebakaran, untuk penanganan lebih lanjut silakan menghubungi Kanit Reskrim,” ujarnya singkat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memastikan keamanan instalasi gas rumah tangga guna mencegah kebakaran serupa. (*)

