JEMBRANA, INFODEWATA.COM – Peristiwa angin kencang menerjang permukiman warga di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3/2026) petang. Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 18.30 WITA di kawasan permukiman yang berada dekat dengan pesisir pantai.
“Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jembrana bersama Pusdalops segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus pendataan terhadap warga terdampak. Selain itu, bantuan darurat berupa terpal dan paket sembako juga telah disalurkan kepada masyarakat.
Dari hasil pendataan sementara, sedikitnya 10 rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari atap berbahan genteng dan asbes yang rusak hingga tembok penyengker yang roboh.
Total kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10,6 juta. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” tegas Artana Putra.
Saat ini, BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi. Penanganan di lapangan juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat desa hingga relawan.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan berisiko merusak bangunan.

