BADUNG, INFODEWATA.COM – Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia ditemukan dalam kondisi terluka parah di bantaran sungai di bawah jembatan Jalan Patih Jelantik, kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Korban diduga menjadi korban kekerasan setelah terlibat cekcok dengan dua orang yang hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Korban diketahui bernama Alessandro Molini (44), yang sementara tinggal di kawasan Benoa, Kuta Selatan. Ia pertama kali ditemukan oleh anggota Linmas Legian, Made Merta bersama rekannya Irfan, setelah menerima laporan dari warga mengenai adanya seorang WNA yang diduga terjatuh atau dibuang dari jembatan ke aliran sungai di bawahnya.
Saat petugas tiba di lokasi, sejumlah warga telah berkumpul di sekitar tempat kejadian dan ambulans sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban kemudian dievakuasi bersama warga dan segera dibawa ke BIMC Hospital Kuta guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, sebelum kejadian korban sempat terlihat terlibat adu mulut dengan dua orang di area jembatan. Pertengkaran tersebut diduga berkembang menjadi cekcok hingga berujung pada aksi kekerasan.
Dalam peristiwa itu, korban diduga diseret dan didorong hingga terjatuh ke arah sungai. Setelah kejadian tersebut, dua orang yang diduga terlibat langsung dalam insiden itu disebut meninggalkan lokasi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pengemudi ojek online yang melintas di sekitar jembatan. Pengemudi tersebut melihat adanya keributan di atas jembatan sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar.
“Informasi awal kami terima dari seorang driver ojek online yang melihat adanya keributan di atas jembatan. Setelah dicek ke lokasi, ternyata ada WNA di bawah jembatan yang mengeluh kesakitan,” ungkap seorang warga setempat yang akrab disapa Pak De.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka pada bagian dahi, patah pada tangan kiri, hidung mengeluarkan darah, memar pada bagian mulut, serta lecet pada dada dan pinggul sebelah kiri. Korban juga dilaporkan mengalami pendarahan di bagian kepala sebelah kiri sehingga kondisinya sempat kritis saat pertama kali ditemukan.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di BIMC Hospital Kuta. Kondisinya dilaporkan belum stabil sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian mengenai kronologi kejadian secara lengkap.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Polisi juga tengah memburu dua orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait laporan kejadian tersebut.
Selain mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi, polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di kawasan Jalan Patih Jelantik, Legian, guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta motif yang memicu terjadinya pertengkaran tersebut.

