Kriminal

Pencurian Anakan Babi Resahkan Warga Banjar Geria Banyupoh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Petugas kepolisian bersama warga melakukan pengecekan lokasi kandang babi yang dilaporkan mengalami pencurian anakan babi di Banjar Dinas Geria, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian bersama warga melakukan pengecekan lokasi kandang babi yang dilaporkan mengalami pencurian anakan babi di Banjar Dinas Geria, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. (Foto: Istimewa)

BULELENG, INFODEWATA.COM – Warga Banjar Dinas Geria, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, dibuat resah menyusul terjadinya pencurian anakan babi yang menimpa dua warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/1/2026) dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dua warga yang menjadi korban pencurian masing-masing bernama Gede Sutama dan Ketut Suparta. Kehilangan ternak tersebut pertama kali diketahui oleh Gede Sutama saat hendak memberi pakan babinya sekitar pukul 08.30 WITA.

Dua Kurir Ekspedisi di Nusa Penida Ditangkap, Diduga Gelapkan Dana COD Hingga Rp205 Juta

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.

“Saat hendak memberi pakan, korban mendapati kandang dalam kondisi terbuka dan sebagian anak babi berada di luar. Setelah dicek, dari delapan ekor anakan babi, hanya tersisa dua ekor,” jelasnya, Minggu (25/1/2026).

Merasa curiga, Sutama kemudian memeriksa kandang babi milik ayahnya, Ketut Suparta, yang berjarak sekitar 15 meter dari kandangnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tiga ekor anakan babi milik Suparta juga hilang.

“Diduga pelaku masuk ke area kandang melalui kebun anggur pada tengah malam,” tambah Yohana.

Akibat kejadian tersebut, Gede Sutama mengalami kerugian sekitar Rp3,5 juta karena kehilangan lima ekor anakan babi. Sementara itu, Ketut Suparta menderita kerugian sekitar Rp1,2 juta akibat hilangnya tiga ekor anakan babi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Gerokgak telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.

“Kasus pencurian ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” tandas Yohana.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, agar meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan kandang guna mencegah terulangnya kasus serupa. (*)

Tiga Kali Bobol Rumah Warga di Kintamani, Pria Asal Badung Diringkus Polisi

Bagikan