TABANAN, INFODEWATA.COM – Aksi pencurian terjadi di areal Pura Luhur Pucak Petali yang berlokasi di Banjar Dinas Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Kotak punia atau tempat dana sumbangan umat di pura tersebut dilaporkan dibobol maling pada Jumat (13/3) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, uang sesari yang berada di dalam kotak punia diperkirakan sekitar Rp200.000 dilaporkan hilang. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, saat dikonfirmasi pada Senin (16/3) mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian.
“Kami sudah menerima laporan dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujarnya.
Peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WITA oleh seorang saksi bernama I Ketut Ratnawan. Saat itu ia menerima notifikasi dari kamera pengawas (CCTV) yang terhubung ke ponselnya.
Setelah memeriksa rekaman CCTV, terlihat seorang pria memasuki areal pura sekitar pukul 00.33 WITA. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat berjalan menuju Bale Sor yang berada di area utama mandala, tempat kotak punia disimpan.
Pelaku kemudian mencongkel gembok kotak punia dan membuka paksa penutupnya untuk mengambil uang sesari yang berada di dalamnya. Setelah berhasil mengambil uang tersebut, pelaku sempat menuju pintu keluar melalui gapura di sisi barat pura.
Namun sebelum meninggalkan lokasi, pelaku kembali ke area kotak punia untuk mengambil telepon genggam miliknya yang tertinggal di atas kotak tersebut. Telepon genggam itu sebelumnya digunakan pelaku sebagai senter saat melakukan aksinya. Setelah itu pelaku kembali keluar dari areal pura melalui gapura.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi Ratnawan kemudian menghubungi Perbekel Desa Jatiluwih serta Jro Mangku Gede Pura Luhur Pucak Petali. Ia juga mengirimkan rekaman CCTV sebagai bukti awal kejadian.
Saat melakukan pengecekan di lokasi sekitar pukul 07.53 WITA, saksi menemukan beberapa kotak punia dalam kondisi gembok rusak. Pada salah satu kotak yang berada di Bale Sor, uang sesari yang sebelumnya dimasukkan saksi telah hilang.
“Diperkirakan total uang di dalam kotak tersebut sekitar Rp200.000,” jelas AKP Murdiasa.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari saksi, serta mengamankan rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.
“Kasus masih dalam lidik, serta kami masih melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Tabanan,” pungkasnya.

