Peristiwa

Hujan Lebat Picu Longsor di Banjarangkan, Akses Jalan ke Desa Bungbungan Sempat Tertutup

Material tanah longsor menutup badan jalan di Banjar Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. (Foto: Istimewa)
Material tanah longsor menutup badan jalan di Banjar Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. (Foto: Istimewa)

KLUNGKUNG, INFODEWATA.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung dan sekitarnya pada Minggu (15/3) sore memicu terjadinya tanah longsor di Banjar Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan. Material longsoran dari tebing di sisi timur jalan menutup akses utama menuju Desa Bungbungan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan jalur penghubung dari dan menuju Desa Bungbungan tidak dapat dilalui sementara waktu. Para pengguna jalan pun terpaksa mencari rute alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Ratusan Warga Gotong Royong Bersihkan Sampah di Kawasan Danau Batur

Perbekel Desa Timuhun, Putu Arsana, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian segera melaporkan kondisi tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung melalui grup komunikasi resmi. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa timbunan material longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra langsung menginstruksikan jajaran terkait agar segera melakukan penanganan di lokasi. Ia berharap proses pembersihan material longsor dapat dilakukan secepat mungkin agar akses masyarakat kembali normal.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada, menyatakan pihaknya langsung mengerahkan petugas ke lokasi setelah menerima laporan dari pemerintah desa.

Petugas BPBD kemudian melakukan penanganan awal dengan memantau kondisi lokasi serta menyiapkan langkah pembersihan material longsor yang menutup badan jalan.

Hingga saat ini, proses penanganan masih terus dilakukan guna memastikan akses jalan dapat kembali digunakan secara aman oleh masyarakat. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Bagikan