Peristiwa

Bus Tabrak Truk Tronton Saat Menyalip di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Beruntung Tanpa Korban

Bus penumpang keluar dari badan jalan dan masuk ke kebun warga setelah terlibat tabrakan dengan truk tronton di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, wilayah Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Rabu (11/3). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Foto: Istimewa)
Bus penumpang keluar dari badan jalan dan masuk ke kebun warga setelah terlibat tabrakan dengan truk tronton di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, wilayah Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Rabu (11/3). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Foto: Istimewa)

TABANAN, INFODEWATA.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di wilayah Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Rabu (11/3) sekitar pukul 14.00 WITA. Insiden tersebut melibatkan sebuah bus penumpang dan truk tronton yang bertabrakan saat proses menyalip kendaraan di jalan raya.

Peristiwa tersebut melibatkan bus Hino bernomor polisi K-7037-OD yang dikemudikan Bambang Priyanto (47) dan truk tronton Hino bernomor polisi DK-8425-AK yang dikemudikan Ferdinandus Lado (49). Benturan terjadi pada bagian depan kanan kedua kendaraan.

Polda Bali Perketat Pengawasan WNA Lewat Aplikasi Cakrawasi Usai Muncul Kasus Kriminal Warga Asing

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat bus yang melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar mencoba menyalip kendaraan box yang berada di depannya. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang truk tronton sehingga jarak kedua kendaraan menjadi terlalu dekat.

Tabrakan pun tidak dapat dihindari dan terjadi di sisi timur badan jalan. Kerasnya benturan membuat bus keluar dari jalur lalu lintas dan masuk ke area kebun milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Tabanan, I Gusti Made Beratha, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut hanya menimbulkan kerusakan pada kendaraan tanpa adanya korban jiwa maupun korban luka.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini, hanya kerusakan kendaraan. Kedua pihak juga sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Meski sempat menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian, situasi lalu lintas di jalur nasional tersebut kembali normal setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa karena kedua pengemudi sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan tidak mengajukan laporan resmi, kasus kecelakaan tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum.

Bagikan