KLUNGKUNG, INFODEWATA.COM – Dua kecelakaan lalu lintas berupa truk terjun ke jurang terjadi di wilayah Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, dalam rentang waktu kurang dari dua jam. Kedua insiden tersebut diduga kuat dipicu kondisi jalur jalan yang ekstrem serta kerusakan badan jalan.
Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 21.00 WITA di Jalan Raya Pejukutan, Desa Pejukutan. Sebuah truk bermuatan semen yang dikemudikan Muryanto, warga asal Magetan, mengalami kecelakaan saat melintasi jalur tanjakan yang disertai tikungan ke kiri.
Truk tersebut dilaporkan tidak mampu menanjak, sehingga kendaraan mundur tak terkendali dan akhirnya terjatuh ke jurang di sisi kanan jalan dengan kedalaman sekitar dua meter. “Beruntung pengemudi truk selamat dan tidak mengalami luka serius,” ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Minggu (8/2/2026).
Kurang dari dua jam kemudian, kecelakaan serupa kembali terjadi pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 09.20 WITA di Jalan Raya Bucang, Desa Sakti. Kali ini, truk bernomor polisi DK 9065 UC yang dikemudikan I Wayan Jero, warga Dusun Pundukaha Kaja, Desa Bunga Mekar, terperosok ke jurang akibat badan jalan yang amblas.
Saat kejadian, truk melaju dari arah Jalan Raya Bucang dan berpapasan dengan kendaraan roda empat dari arah berlawanan. Untuk menghindari tabrakan, pengemudi mengambil bahu jalan sebelah kiri. Namun kondisi bahu jalan yang tidak stabil menyebabkan truk terperosok ke jurang sedalam sekitar tiga meter dan dalam posisi terbalik.
“Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka lecet pada jari kelingking tangan kiri. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta,” ungkap Kompol I Ketut Kesuma Jaya.
Dua kejadian ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah Nusa Penida yang dinilai rawan, terutama pada jalur tanjakan dan tikungan ekstrem. Aparat kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar lebih berhati-hati saat melintas serta menyesuaikan kondisi kendaraan dengan medan jalan yang dilalui. (*)

