Peristiwa

Diterjang Pohon Tumbang di Jalur Denpasar – Gilimanuk, Dua Pemotor Asal Banyuwangi Terluka

Petugas kepolisian memeriksa sepeda motor korban yang tertimpa pohon tumbang di jalur Denpasar–Gilimanuk, kawasan Cekik, Jembrana. (Foto: Istimewa)
Petugas kepolisian memeriksa sepeda motor korban yang tertimpa pohon tumbang di jalur Denpasar–Gilimanuk, kawasan Cekik, Jembrana. (Foto: Istimewa)

JEMBRANA, INFODEWATA.COM – Jalur utama Denpasar–Gilimanuk kembali menjadi lokasi kecelakaan akibat cuaca buruk. Sebuah pohon jenis asem belanda yang diduga telah lapuk tumbang di kawasan Cekik, tepatnya di sebelah barat jembatan timbang, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah tertimpa batang pohon.

Kecelakaan menimpa sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi P 2365 SZ yang dikendarai Ahmad Vicky Firmansyah (21) dan berboncengan dengan Syifa Nafiatus Sa’diyah (21), keduanya merupakan warga Banyuwangi. Saat itu, mereka melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Pria Mabuk Bawa Sajam Hebohkan Warga Jumpai, Polisi Evakuasi ke RSUD

Setibanya di KM 125–126 jalur Denpasar–Gilimanuk, batang pohon di pinggir jalan tiba-tiba patah akibat diterjang angin kencang dan langsung menimpa sepeda motor yang melintas. Akibat benturan tersebut, kedua korban terjatuh di badan jalan.

Kanit Lantas Polsek Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengendara mengalami luka cukup serius dengan dugaan patah tulang pada tangan kanan, sedangkan penumpang mengeluhkan nyeri hebat di bagian bahu kanan.

Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, ujar AKP Kukuh, Rabu (4/2/2026).

Selain menyebabkan korban luka, tumbangnya pohon berdiameter besar itu juga sempat menutup badan jalan dan mengakibatkan kemacetan panjang di jalur penghubung Bali–Jawa tersebut. Personel gabungan dari Polsek Gilimanuk, Brimob C Pelopor, Babinsa, serta warga sekitar bergerak cepat melakukan pembersihan dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin.

Saat ini material pohon sudah berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal, tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur yang dipenuhi pepohonan besar. Cuaca ekstrem disertai angin kencang yang masih kerap terjadi dinilai berpotensi menimbulkan kejadian serupa yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. (*)

Bagikan