BADUNG, INFODEWATA.COM – Aksi kekerasan yang diduga melibatkan geng motor kembali terjadi di Kabupaten Badung. Seorang remaja berusia 16 tahun menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Jalan Raya Lukluk–Kapal, tepatnya di depan Toko Elektra, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.
Korban diketahui bernama I Gede Surya Putra Pratama (16), warga Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka pada tubuhnya dan harus menjalani perawatan medis di RSUD Mangusada.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Jumat (30/1/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita, ketika korban bersama beberapa rekannya berkumpul di sebuah warung dimsum di kawasan Tibubeneng. Selanjutnya, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita, korban dan rombongan berangkat menuju kawasan Darmasaba.
Dalam perjalanan, mereka melintas di jalur sekitar RSUD Mangusada menuju Lukluk dan mendapati arus lalu lintas tersendat. Rombongan sempat menduga kemacetan terjadi akibat adanya razia kendaraan. Mereka kemudian berbalik arah ke barat.
“Namun korban melihat adanya kerumunan kendaraan yang diduga merupakan aktivitas balap liar atau trek-trekan. Karena penasaran, korban bersama rombongan menepi di pinggir jalan untuk menonton,” ungkap salah satu sumber kepolisian.
Situasi berubah mencekam ketika sekitar 15 orang tak dikenal yang datang menggunakan sepeda motor tiba-tiba mendatangi korban dan teman-temannya. Sebagian rekan korban berhasil melarikan diri, namun korban bersama seorang temannya bernama Riski tidak sempat menyelamatkan diri karena sepeda motor mereka terhalang.
Sepeda motor korban ditendang hingga terjatuh, kemudian korban dipukul dan dikeroyok oleh kelompok tersebut. “Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah timur,” tambah sumber.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala hingga harus mendapatkan empat jahitan. Selain itu, korban juga mengalami luka lebam di punggung, memar di pelipis kanan, hidung mengeluarkan darah, serta luka lecet di bagian siku tangan dan lutut.
Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Mangusada untuk mendapatkan penanganan medis, sementara satu korban lainnya memilih pulang karena ketakutan.
Ps Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Polsek Mengwi yang atensi. Bahkan saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi guna mengungkap identitas para pelaku dan motif pengeroyokan tersebut. (*)

